Intervensi ini diprediksi akan menjatuhkan harga jual di pasaran hingga ke level Rp75 ribu per kilogram, sehingga beban pengeluaran rumah tangga dapat berkurang secara signifikan menjelang hari raya Idul Fitri.
“Besok silakan ikuti, kita akan melakukan operasi pasar khususnya cabai di Pasar Pancor dan Taman Rinjani serta beberapa titik lainnya,” ujarnya.
Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) memantau ketat proses bongkar muat di Terminal Cargo Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid demi memastikan kualitas dan keamanan pangan terjaga.
Direktur Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan Bapanas Rinna Syawal menjelaskan bahwa pihaknya menanggung seluruh biaya transportasi angkutan udara agar harga beli di tingkat daerah tetap sama dengan harga dari daerah asal produsen.
Langkah taktis tersebut diambil serentak secara nasional untuk mengatasi kelangkaan stok akibat faktor anomali cuaca yang mengganggu produktivitas petani lokal di hampir seluruh wilayah Nusantara dalam beberapa bulan terakhir.
“Intervensi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah, bagaimana kemudian menstabilkan harga sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau,” paparnya.
Pemerintah berharap momentum ini mampu mendorong petani lokal di Lombok timur kembali meningkatkan produksi pasca panen raya agar kemandirian pangan daerah tetap terjaga tanpa harus bergantung pada pasokan luar pulau.*















