Tenaga Honorer Dikes Akan Segera Dievaluasi

LOTIM | POROSLOMBOK – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok timur akan mengadakan pengkajian dan evaluasi kepada tenaga Honerer terkait recana Bupati untuk memangkas sebagian dari tenaga tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Lotim Dr.H.Fathurrahman, SKM, M.AP saat ditemui poroslombok di ruang kerjanya kamis kemarin (02/12)

Menurutnya untuk memangkas sebagian tenaga Honerer perlu dipelajari dan dikaji lebih dalam mengingat saat ini Dikes sedang menjalankan program Vaksinasi serta program-program yang lainnya.

“Untuk jumlah yang akan kami  pangkas belum bisa kami sebutkan karena kita menuggu dulu hasil evaluasi nanti” ungkapnya

Dijelaskannya dalam hal ini Dinas Kesehatan akan berhati-hati untuk mengambil sebuah keputusan baik dalam memilih ataupun memilah tenaga honorer mana saja yang akan dipangkas. Maka dari itu kata dia, perlu dilihat tingkat kebutuhan khususnya dimasing-masing Puskesmas yang ada di  Lombok Timur.

“Jangan sampai nanti kita sudah kurangi tidak taunya kita masih butuh tenaga tersebut” tandasnya

Dasamping itu kata mantan Jubir Gugus tugas Covid-19 ini, Dikes juga mempunyai beban dalam peningkatan IPM Lombok Timur khususnya dalam sektor kesehatan, Sehingga dalam menganalisa kebutuhan tenaga yang ada saat ini perlu waktu dan kehati-hatian.

Diakuinya saat ini tenaga kesehatan di Lingkup Dinas Kesehatan cukup banyak terutama yang non PNS, bahkan jumlahnya ribuan orang akan tetapi dalam sistem penempatan tenaga tersebut, tidak terlepas dari koordanasi dengan petugas kesehatan yang bekerja dilapangan yakni Puskesmas.

“Untuk saat ini tenaga honorer kita 3.200 orang se Lombok Timur ” sebutnya

Lebih lanjut dirinya menjelaskan dalam penempatan tenaga honorer ini disamping anggaran tentu kebutahan tenaga juga perlu di pertimbangkan, agar seimbang  kebutuhan tenaga dengan anggaran yang dikeluarkan.

“Tapi nanti kalau sekiranya terlalu besar beban Pemerintah karena hal ini dan pekerjaan masih bisa si hendel sama yang lain baru kita usulkan untuk pengurangan” jelasnya

Masih kata fathurraham pihaknya juga akan melihat kinerja masing-masing tenaga honorer tersebut, berdasarkan laporan penilaian dari masing-masing kepala Puskesmas dan dari kepala bidang dan kepala seksi.

Terakhir kata dia bengkaknya tenaga honorer ini terjadi sejak adanya program Vaksinasi sehingga Dikes sangat membutuhkan tenaga tersebut, khsususnya tenaga Vaksinator tidak dipungkiri lanjut dia, tenaga yang paling banyak di Lingkup Dinas Kesehatan yakni tenaga perawat dan bidan.

“Saat ini tenaga yang paling langka dan kami butuhkan adalah tenaga Etimology, dan elektromedik, tapi yang PNS” tutupnya (Arul / Poroslombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU