Mataram, PorosLombok – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB tengah bersiap menggelar seleksi terbuka (selter) untuk mengisi 13 jabatan pimpinan tinggi yang lowong. Saat ini, BKD hanya menunggu instruksi resmi Gubernur NTB untuk menetapkan waktu pendaftaran.
Kepala BKD NTB, Tri Budiprayitno, menjelaskan bahwa pihaknya telah merampungkan proses administrasi di BKN dan menyusun draf pengumuman. Mengingat banyaknya posisi tersedia, BKD mengerahkan dua tim panitia seleksi (pansel) sekaligus agar proses berjalan lebih efektif.
”Kami membuka 13 formasi. Jika satu posisi minimal memiliki 4 peserta, maka total pendaftar mencapai 52 orang. Pengalaman sebelumnya bahkan menunjukkan satu jabatan bisa menarik hingga 15 peserta,” ujar Tri Budiprayitno.
Menunggu Kepulangan Gubernur
Walaupun BKD sudah melaporkan persiapan teknis kepada Sekda NTB, jadwal pendaftaran tetap bergantung pada keputusan Gubernur. Tri berharap pendaftaran segera dibuka dalam waktu dekat.
”Kami menunggu kepulangan Pak Gubernur untuk melapor. Begitu beliau memberi perintah, kami langsung membuka pendaftaran hari itu juga,” tambahnya.
Nantinya, pendaftaran akan berlangsung selama 15 hari kalender. Tim pansel sendiri terdiri dari kombinasi unsur akademisi, profesional, dan birokrat.
Incaran Pejabat Kabupaten dan Akademisi
Meski belum resmi dibuka, antusiasme pendaftar mulai terlihat. Tri mengaku banyak pihak sudah menghubunginya, mulai dari pejabat kabupaten/kota hingga akademisi yang mengincar posisi di Dinas Kebudayaan.
Beberapa jabatan strategis yang menjadi primadona antara lain Dinas Kebudayaan, Dikpora, hingga posisi Wakil Direktur di RSUD.
”Banyak rekan dari kabupaten/kota dan akademisi mulai bertanya-tanya. Bahkan, peminat dari luar daerah juga mulai mencari informasi melalui pihak ketiga,” tutupnya.















