HMI Cabang Mataram Gelar Dialog Publik Bersama Kapolda NTB

MATARAM , POROSLOMBOK – Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal menghadiri acara dialog publik yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, Senin (15/11)

Acara ini digelar di sekretariat HMI Cabang Mataram. Dalam acara ini Kapolda juga sebagai Keynote Speaker dialog yang bertemakan “Meninjau Multiplier Effect Perhelatan WSBK Terhadap Pembangunan NTB”

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Wadir Intelkam Polda NTB, Kabid Pemasaran Dispar Prov. NTB, Vice President Contruction and SRM ITDC, Ketum HMI Cab. Mataram, Ketum KOHATI HMI Cab. Mataram, Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cab. Mataram & Para Peserta Dialog Publik.

Dalam pembukaan dialog tersebut
Kapolda NTB menjelaskan keberhasilan dalam Penyelesaian lahan di sirkuit Mandalika. Yang dimana tidak terlepas dari kerjasama semua pihak demi suksesnya NTB mengusung event Internasional.

“Kami terus mengajak stak holder berkomunikasi agar penyelesaian lahan tersebut dengan mengedepankan prinsip pendekatan kepada masyarakat setempat dan secara humanis.” ucapanya

Dalam pidatonya Kapolda mengutip
atas apa yang disampaikan oleh Menteri koordinator bidang perekonomian Airlangga Hartarto ketika melakukan kunjungan kerja di sirkuit mandalika mangatakan bahwasanya Perkiraan potensi ekonomi pada pergelaran WSBK dan Moto GP minimal mencapai 500 Milyar.

Dijelaskan Kapolda bahwa angka tersebut merupakan multiplier effect dari pergelaran WSBK dan Moto GP yang akan digelar di sirkuit Mandalika.

Lebih lanjut Kapolda menyebutkan
angka capaian dian (500 M) tersbut merupakan Multiplier effect dari pergelaran yang diperkirakan akan ditonton oleh 130.000 penonton.

“Namun dengan catatan tetap mengedepankan protokol kesehatan serta Potensi penambahan tenaga kerja oleh multiplier effect di Mandalika tersebut hampir mencapai 8000 orang. Artinya Ini suatu keberkahan bagi provinsi NTB.” Jelasnya

bahwasanya Terjadinya gangguan keamanan 90% sambung Kapolda diakibatkan oleh residu tidak sempurnanya pengelolaan terkait ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya.

“Apabila Perkembangan ekonomi dan sosial budaya sudah sempurna, maka gangguan keamanan pasti akan terminimalisir karena teorinya ialah jika Kesejahteraan meningkat, maka gangguan keamanan pasti menurun begitu juga sebaliknya.” Ujar iqbal

Di penghujung arahannya, ia mengajak para pemuda agar diskusi ini meghasilkan ide ide yang cerdas serta kritis yang nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Selamat berdiskuis, semoga diskuis ini menghasilkan ide ide yang cerdas dan kritis, agar nantinya hasilnya bisa disampaikan ke pemerintah daerah. Sebab pemikiran para pemuda adalah pemikiran segar, strategis, karena para pemuda adalah generasi muda penerus pembangunan nasional” tutupnya(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU