Mataram, PorosLombok – ​DPC Partai Gerindra Kota Mataram mengedepankan aksi kemanusiaan daripada pesta pora dalam merayakan hari ulang tahun ke-18. Pengurus setempat memilih menggelar bakti sosial yang menyasar langsung masyarakat bawah demi menjaga kebersihan lingkungan.
​Kader memulai rangkaian agenda dengan aksi pungut sampah di area pesisir pantai untuk memastikan ekosistem tetap terjaga. Selanjutnya, mereka menyantuni anak-anak yatim sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di hari jadi organisasi tersebut.
​Apresiasi untuk Pejuang Kebersihan
​Pengurus menutup puncak acara dengan mendistribusikan paket bahan pokok kepada para operator kendaraan roda tiga pengangkut limbah. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi bagi mereka yang bekerja di garda terdepan dalam menata wajah ibu kota NTB, Kamis (5/2/2026).
​Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Abdurrahman, menyebut aktivitas tersebut sebagai manifestasi rasa syukur atas bertambahnya usia partai. Pihaknya memfokuskan energi untuk membantu meringankan beban warga, terutama terkait krisis pengelolaan limbah yang sedang mencuat.
​”Tugas pengangkut sampah roda tiga sangat krusial di tengah polemik kebersihan yang melanda wilayah ini, sehingga mereka layak mendapat atensi,” katanya.
​Abdurrahman menjelaskan inisiatif ini murni lahir dari semangat kepedulian kader terhadap kondisi sosial serta kelestarian alam sekitar. Gerakan tersebut harapannya mampu menjadi pemantik bagi elemen lain untuk lebih peka pada isu ekologi lokal.
​”Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran partai yang peduli terhadap sesama serta keberlangsungan lingkungan hidup,” jelasnya.
​Komitmen Mengutamakan Rakyat
​Di sisi lain, Dewan Pembina Gerindra Mataram, I Gede Sudiartha, menegaskan bahwa torehan kursi di legislatif selama belasan tahun bukanlah tujuan akhir. Baginya, partai harus mengembalikan mandat rakyat dalam bentuk keberpihakan yang konkret kepada kepentingan publik.
​”Organisasi ini berdiri untuk memprioritaskan hajat hidup orang banyak, bukan demi privilese para legislator yang duduk di kursi dewan,” ujarnya.
​Politisi yang akrab disapa Gde Batu ini turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas rangkaian musibah alam yang melanda berbagai pelosok tanah air. Pihaknya merasa prihatin melihat penderitaan warga di Aceh, Sumatera, hingga beberapa titik di NTB yang terdampak bencana.
​”Kami turut berduka dan mendoakan para korban yang tertimpa musibah di Bima, Lombok Timur, hingga wilayah Sekotong,” tuturnya.
(Ramli Ahmad/PorosLombok)











