Nasional, PorosLombok.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyiapkan jalur karier baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbakat. Kepala BKN Prof. Zudan Arif menegaskan bahwa sistem merit dan manajemen talenta akan membuka jalan bagi Sekretaris Daerah (Sekda) di daerah untuk naik ke jabatan strategis di pusat.
“Misalnya Sekda Kabupaten dan Provinsi, yang potensial bisa naik dulu jadi staf ahli di pusat selama satu tahun. Setelah itu, mereka bisa menjadi Sekjen. Karena bekalnya sudah ada, pola karier di Kesekjenan atau Keirjenan bisa dibangun lebih jelas,” ujar Prof. Zudan saat menerima kunjungan Expose Manajemen Talenta Pemda Bolaang Mongondow Utara di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Selasa (18/2), seperti dikutip dari laman resmi BKN RI.
Prof. Zudan menegaskan, pemerintah tak ingin lagi ada ASN bertalenta yang kariernya terhambat di daerah. Sebab, ke depan, Pejabat Eselon II di daerah akan diangkat, diberhentikan, dan dipindahkan langsung oleh pemerintah pusat.
“Impian ini harus kita wujudkan. Kita ingin punya ASN terbaik secara nasional. Maka, pola karier mereka harus ditata lebih rapi. Insyaallah, dengan perubahan UU ASN, pengelolaan Pejabat Eselon II akan langsung ditangani pusat,” katanya.
Lebih jauh, ia menegaskan ASN harus ditempatkan berdasarkan kompetensi, bukan karena like and dislike pimpinannya. Ia mengibaratkan kepala daerah sebagai pelatih sepak bola yang harus tahu cara menempatkan pemain di posisi terbaiknya.
“Jangan sampai pemain yang seharusnya jadi kiper malah dijadikan bek. Nanti bola dipegang terus (handsball). Begitu juga dalam birokrasi, jangan sampai ASN yang jago mengumpulkan uang malah ditempatkan di unit yang tugasnya menghabiskan anggaran. Itu dua karakter yang berbeda,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto berharap seluruh instansi mulai menerapkan manajemen talenta sesuai regulasi yang berlaku.
“Manajemen talenta ini nantinya akan membantu Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), baik gubernur, bupati, maupun wali kota dalam mengisi jabatan di instansinya,” tutup Haryomo.
Dengan sistem ini, ASN berbakat tak lagi mentok di daerah. Mereka punya peluang lebih besar untuk berkembang dan menembus level nasional.
Redaksi | PorosLombok















peluang berkarir di level nasional…
peluang berkarir di level nasional…