Oleh : H.Lalu Harianto Sutrisno, S.Kep, Ns, MM yang saat ini sebagai Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan di RSUD Dr. R. Soedjono Selong.
OPINI | POROSLOMBOK –
Para perawat yang ada saat ini hampir memenuhi setiap fasilitas kesehatan yang ada, mulai dari Puskesmas, Pustu, Klinik dan Rumah Sakit. Sebagai gambaran, untuk setiap puskesmas saja, rata-rata tenaga perawat mengisi sekitar 60 persen dari total pegawai yang ada atau sekitar 40-50 orang per puskesmas.
Sementara itu untuk RSUD dr. Soedjono Selong, dari 1200an pegawai yang ada, hampir 40 persen diisi oleh para perawat atau sekitar 420 orang. Begitupula halnya dengan yang ada di beberapa RS lainnya seperti RSLT Lombok Timur, RSUD Aikmel dan RSUD Keruak serta beberapa RS swasta dan Klinik yang ada di Kabupaten Lombok Timur
Menurut pengamatan dan analisis saya, organisasi PPNI merupakan organisasi terbesar di bidang kesehatan selain organisasi profesi Kedokteran (IDI), Kebidanan (IBI), Kesehatan Lingkungan (HAKLI), Gizi (PERSAGI), Farmasi (PAFI) dan profesi lainnya. Oleh karena itu, sangat wajar bila keberadaan profesi ini memiliki daya tarik dan pengaruh besar dalam menentukan arah serta keberhasilan kebijakan pemerintah dalam bidang kesehatan.















