Lombok Timur. Poroslombok – Sebagai evaluasi serta persiapan menjelang Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SD dan MI yang akan dilaksanankan pada bulan November mendatang, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) menggelar Simulasi ANBK secara serentak tingkat Nasional.
Di Kecamatan Terara Pelaksanaan Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dimulai pada hari Senin (25/10) berjalan lancar.
Meskipun sebelumnya pada hari Senin kemarin sempat terjadi gangguan server, akan tetapi pelaksanaan simulasi bisa dilanjutkan setelah server kembali normal. Sementara itu hari Selasa dan Rabu server ANBK normal sehingga tidak ada kendala dalam pelaksaan Simulasi ANBK khususnya di kecamatan Terara.
Hal inilah yang disampaikan kepala Unit Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kecamatan Terara H. Saprudin, S.Pd.
“Alhamdulillah berdasarkan hasil pantauan kami bersama pengawas di kecamatan Terara pelaksanaan simulasi ANBK lancar, meskipun sempat terjadi kendala gangguan server pada hari Senin kemarin” terang H. Saprudin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Rabu (27/10).
Dijelaskan H. Saprudin di kecamatan Terara sebanyak 49 sekolah dasar yang mengikuti simulasi ANBK. Adapun jumlah ketersediaan Laptop yang dimiliki di masing-masing sekolah bisa dibilang masih kurang. Kendati demikian tidak menjadi penghalang dalam pelaksanaan simulasi ANBK.
“Jumlah Laptop yang digunakan untuk Simulasi ANBK di masing – masing itu rata – rata sekitar 3 atau 4 laptop” terangnya.
Dengan diberlakukannya ANBK ini ungkap H. Saprudin diharapkan dapat meningkatkan mutu satuan pendidikan yang dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar.
“Tujuan pemerintah itu tentunya untuk meningkatkan mutu pendidikan, kemudian meningkatkan mutu guru” tuturnya. (Mr)
















