(PorosLombok.com) – Nasib tragis menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial H (23) asal Desa Perigi, Kecamatan Suela. Perempuan malang itu meregang nyawa setelah nekat menenggak racun pembasmi gulma.
Motif di balik aksi nekat H pun membuat geram. Berdasarkan informasi dari polisi, H diduga depresi setelah mengetahui suaminya, Nurul Azmi, berselingkuh dengan seorang bidan yang bertugas di rumah sakit setempat.
“Korban tertekan setelah mengetahui suaminya memiliki hubungan dengan seorang bidan,” tegas Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Oesmas, Selasa (19/8).
Tragedi itu bermula pada Sabtu (9/8) sekitar pukul 11.00 WITA. Saat itu, Nurul panik dan menelepon tetangganya, Inaq Delfin, meminta tolong agar segera memeriksa istrinya yang dikabarkan hendak bunuh diri.
Tanpa menunggu lama, Inaq Delfin bergegas ke rumah H. Namun, pemandangan mengerikan sudah menanti. H tengah meneguk racun jenis Paratop dari gelas bening.
Inaq pun langsung merebut gelas berisi racun tersebut dan mencoba menyelamatkan H. Dia sempat menelepon bantuan, namun tak mendapat respons. Dalam kepanikan, Inaq berteriak memanggil tetangga untuk ikut menolong.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Suela. Kondisinya kritis dan terus muntah-muntah, sehingga H dirujuk ke RSUD Soedjono Selong.
Perjuangan medis selama seminggu untuk menyelamatkan nyawa H akhirnya sia-sia. Perempuan malang itu meninggal dunia pada Sabtu (16/8) kemarin, meski sempat menunjukkan sedikit tanda pemulihan.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi.
Sementara itu, keluarga korban berharap tragedi ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga.
(redaksi/PorosLombok)














