Dituding Kongkalikong BPNT, Kadis Sosial Lotim: Saya Curiga Ada Oknum Minta Jatah!

LOTIM – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur Mahsin, sangat menyayangkan tudingan kepada dirinya yang dituduh kongkalikong terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Padahal menurutnya, selama ini pihak Dinsos Lotim sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu di ungkapkan Mahsin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/8).

Mahsinmengatakan pada ia dasarnya mengapresiasi statmen dari pihak AMPLT  namun harus menggunakan data yang jelas supaya apa yang disampaikan tidak menjadi bola liar dan menjadi fitnah di tengah masyarakat.

“Silakan mengkritik, tapi harus tegak lurus, saya curiga jangan ujung – ujungnya nanti akan minta jatah,” ujar Mahsin.

Mahsin juga menjelaskan beberapa hari yang lalu, dirinya menerima pesan melalui aplikasi whatshap oleh salah satu oknum.

Oknun itu menawarkan jika isu BPNT yang banyak di perbincangkan itu ingin mereda, oknun tersebut meminta jatah bagian dalam BPNT.

Namun, Mahsin mengaku dengan tegas tidak akan pernah menggubris hal tersebut.

“Kami siap menindak tegas oknum tersebut, jika ada bukti yang jelas karna saat ini dinas sosial dalam pembenahan dalam sistem pendistribisian BPNT, jadi silahkan bawakan kami bukti,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa ada tudingan di beberapa media, yang judulnya meminta pencopotan dirinya. Namun kenyataannya dalam narasi berita tersebut hanya tentang kades dan Arti Tenaga Kesejahteraan Kecamatan(TKSK) sehingga ia pun merasa bingung bagaimana cara untuk menindaklanjutinya.

“Saya sudah komfirmasi ke pihak TKSK dan meminta penjelesan ternyata tidak ada masalah,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU