Sekda Lotim Harapkan Produk UMKM Lokal Bisa Bertarung Dengan Produk Luar

POROSLOMBOK | LOTIM-

Sekertaris Daerah (Sekda) HM Juaini Taofik menerima kunjungan dari Dianawati (23) satu diantara pegiat usaha muda yang ada di Lombok Timur. Senin kemarin (30/05)

Dalam kesempatan itu, Sekda menyambut baik kedatangan Dianawati sebagi satu diantara anak muda yang dianggapnya giat dalam memajukan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dan juga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Lombok Timur.

“Karena kami ingin hadir ditengah-tengah masyarakat, Dianawati dapat menambah satu lagi pemuda inspiratif yang bergerak dalam pengembangan UMKM di Lombok Timur,” ujar sekda

Lebih jauh Sekda juga menekankan, UMKM harus mengedepankan kesehatan produknya, dimana untuk itu UMKM terlebih dahulu sebisa mungkin harus ada lebel dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Lebih-lebih sekda juga menyebut bahwasanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur sudah ada kerjasama dengan BPOM sendiri.

Kemudian juga Pemkab Lombok Timur sudah ada kerjasama dengan Universitas Islam Negri (UIN) Mataram untuk peninjauan lebel halalnya.

Ia juga menyambut baik kedatangan Diana ini, dimana agar sekaligus juga masyarakat bisa tau bagaimana pengurusan untuk membuat UMKM lebih kepada UMKM yang naik kelas kedepannya.

“Saya harapkan nanti apa yang dilakukan Diana ini bisa sekaligus juga ditiru masyarakat kita, bahwa pengurusan untuk lebel BPOM dan halal itu tidaklah serumit yang dikira,” terangnya.

Dalam kesempatan itu juga Sekda mengajak Diana dan pelaku UMKM yang lainnya untuk ikut di pameran rinjani 100 yang akan diadakan 3-5 Juni mendatang.

“Pemerintah hanya menyiapkan jalan, dimana harapannya masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik,” imbuhnya.

Sekda juga menyebutkan bahwa dengan adanya pelabelan itu , nilai kepercayaan konsumen juga akan hadir, dan harapannya produk UMKM masyarakat bisa bertarung dengan produk-produk yang lainnya.

Iapun berjanji, bagi Diana jikalau sudah memenuhi standarisasi yakni adanya label BPOM dan halalnya, kedepannya ia akan mempertemukannya dengan para manager retail moderen yang ada di Lombok Timur.

“Saya harapkan juga masyarakat mencontoh apa yang dilakukan Diana ini, sehingga kalau sudah beres 2 lebel yang disebutkan itu, kedepannya Lombok Timur bisa menjadi kabupaten yang bisa memasarkan produknya, sehingga menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” terangnya.

Ia menekankan Jangan pernah berpikir persyaratan itu menghambat, justru itu menjadi jembatan untuk memasarkan produk yang ada.

“Jangan menganggap persyaratan untuk lebel itu susah, justru dengan adanya lebel, orang akan semakin percaya dengan kualitas yang di miliki UMKM kita kedepannya,” tutupnya.

Foto :Sekda HM Juaini Taofik menyambut Dianawati, wanita penggiat UMKM asal Desa Pringga Jurang Utara Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur (dok; Arul/poroslombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU