Program Lotim Berkembang Akan Segera Direalisasikan

PorosLombok.com | LOTIM –

Produk-produk lokal yang diproduksi oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) yang ada di Kabupaten Lombok Timur, kini mulai mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda). Dalam hal ini Dinas Koperasi dan beberapa dinas terkait lainya.

Kepala Dinas Koperasi Hj.Masnan mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pembahasan bersama Bupati Lombok Timur, dan juga pihak kementerian, tentang bagaimana cara membangkitkan kembali UMKM tersebut, karena mengacu dari pernyataan Presiden Jokowi, bahwa tahun ini adalah tahap pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

“Makanya kita sangat harapkan, ada kolaborasi dengan semua kalangan untuk mengedukasi masyarakat,” ucapnya kepada PorosLombok. Jumat (10/07).

Dia menjelaskan, strategi yang akan dilakukan Pemerintah untuk membangkitkan lagi semangat pelaku UMKM ini melalui beberapa program, salah satu nya, Pinjaman modal tanpa bunga yakni, Program “Lombok Timur Berkembang”.

Bahkan kata dia Petunjuk Teknis (Juknis) program Lotim Berkembang ini tinggal ditanda tangani oleh Bupati Lombok Timur, yang leading sektornya adalah Diskop.

“Mungkin minggu depan kita akan pertemukan pak Bupati dan Pak Wabup dengan pihak Bank,” jelasnya.

Masih kata Hj Masnan Program Lotim Berkembang juga merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk membantu masyarakat dalam bentuk pinjaman yang jauh dari riba, sehingga tidak akan memberatkan masyarakat untuk membayar cicilan kedepannya.

“Kita dari pemerintah yang memberikan subsidi bunga, kalau masyarakat minjam 5 Juta nanti mereka harus kembalikan 5 Juta,” tandasnya

Adapun untuk persyaratannya paparnya, cukup mudah yakni: Surat Keterangan Usaha dari desa, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tentu usaha harus jelas, jangan sampai ada UMKM yang fiktif

Kemudahan persyaratan yang diberikan oleh Pemerintah merupakan wujud keseriusan untuk membangkitkan kembali gairah UMKM di Lombok Timur.

“Kita tidak perlu SIUP dahulu, yang penting, masyarakat dapat terbantu dan UMKM mereka bisa maju,” harapnya.

Untuk proses mendapatkan program Lotim berkembang ini ada beberapa langkah verifikasi yang dilakukan, diantaranya pihak Diskop akan melakukan survei pendapatan usaha para UMKM yang mengajukan pinjaman, setelah itu Pihak Bank akan turun ketika sudah ada rekomendasi dari Diskop.

“Setelah Pihak Bank Menghitung pendapatan dari UMKM tersebut, maka pihak Bank akan menentukan berapa pinjaman yang bisa didapatkan. kalau kita hanya sebatas rekomendasi saja, finalnya ada di pihak Bank,” ungkapnya.

Kriteria UMKM yang akan dibantu adalah UMKM yang belum pernah mendapatkan pinjaman seperti Program Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan lain sebagainya, dan sistemnya menggunakan sistem bergilir.

“Kita akan usahakan Program Lotim Berkembang ini akan merata agar tidak ada kecemburuan ditengah masyarakat.” pungkasnya

(arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU