Poroslombok.com | LOTIM – Rakerda Karang Taruna Lombok Timur 2022 berjalan lancar dan sukses. Rakerda tersebut dihadiri Sekda Lombok Timur, Kadis Sosial, kadis Kominfo, ketua Karang Taruna NTB, pengurus Karang Taruna Kabupaten Lombok Timur, para ketua Karang Taruna kecamatan dan desa se-Lombok Timur, bertempat di kantor sekretariat karang taruna lotim, kemarin (24/7).
Ketua Karang Taruna Lombok Timur, Samsul Hadi, dalam sambutannya mengatakan, rapat kerja ini merupakan ajang silaturrahmi dalam rangka menyamakan persepsi untuk mengembangkan program Karang taruna baik di desa, kelurahan, kecamatan dan kabupaten.
“Bagaimana mensukseskan agenda-agenda sosial kita di kalangan kepemudaan,” katanya.
Peran-peran strategis karang taruna dalam menangani semua persoalan di kalangan kepemudaan, lanjutnya, perlu penguatan pemahaman, bahwa pemuda adalah problem solver dan perekat para bagi kaum muda. Ajang raker ini, dapat dijadikan sebagai evaluasi program yang telah dan sedang dilaksanakan dan perbaikan realisasi program kedepan.
“Kita berharap juga pemda serius untuk mendukung kegiatan-kegiatan kita,” harapnya.
Di tempat sama, ketua Karang Taruna NTB, Ahmad Ziadi, S. Ip, Menyampaikan terimakasih atas perhatian Bupati Lotim kepada Karang taruna, terbukti dengan kantor Karang taruna kabupaten yang sangat representatif, untuk merencanakan dan memimpin semua kegiatan Karang Taruna Lombok Timur.
KarangTaruna secara kelembagaan tidak boleh berpolitik, tetapi secara perseorangan silahkan, karena politik bisa menghasilkan umara yang baik.
“Kami di Karang taruna provinsi masih numpang kantor di dinas sosial,” bebernya.
Sedangkan di Lombok Timur, tambahknya, sudah memiliki kantor yang sangat memadai. Karena itu dirinya mengajak semua untuk berterimakasih yang sungguh-sungguh kepada Bupati atas kebijakannya memberikan kantor yang sangat representatif seperti ini.
Disampaikan lebih lanjut, Para pemuda seharusnya mendapatkan perhatian, termasuk proporsi di APBD harus memberikan perhatian yang selayaknya, setidaknya ada peraturan bupati bahwa karang Taruna harus diberikan lima puluh juta di setiap desa dan kelurahan, syukur-syukur bisa seratus juta.
“Jika bisa dilakukan, urainya, maka akan menjadi role model untuk Karang Taruna se-Indonesia,” tukasnya.
Untuk ekonomi kreatif, lanjutnya lagi, Karang taruna harus bisa berkontribusi di desa dan kelurahan masing-masing. Harapannya untuk membantu Bupati dan wakil bupati agar target beliau berdua bisa terlaksana.
“Kerjasama yang baik adalah kemampuan untuk mengaktivasi infrastruktur yang ada dan memiliki data base anggota Karang taruna se-Lombok Timur,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Lotim, H. Suroto, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal. Pertama, agar memperhatikan waktu muda sebelum datang masa tua.
Kata dia, bukan dikatakan pemuda orang yang membanggakan orang tuanya, tetapi dia yang berani mengatakan mana dadamu, ini dadaku. Hendaklah takut jika kita meninggalkan generasi muda yang lemah.
Kedua, Suroto mengajak supaya tidak lupa untuk melihat definisi Karang taruna dan fungsi Karang Taruna. Ketiga, Karang taruna harus memperhatikan manajemen, terutama manajamen sumber daya manusia dalam hal planning, harus jelas siapa melaksanakan apa, di mana, sumber dana nya dan seterusnya, pengorganisasiannya seperti apa, aksinya seperti apa, kontrolnya bagaimana.
“Adik-adik juga harus memahami manajemen penganggaran daerah supaya bisa mengakses perencanaan anggaran di APBD. Harus tahu kapan diusulkan program-program yang akan kita rencanakan,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kadispora Lotim, dr. Asrul Sani, menyampaikan tentang pemuda secara undang-undang nomor 16 sampai 30. Sedangkan Karang taruna menurut mensos antara nomor 13 sampai 42.
“Kegiatan kita di Karang taruna adalah usaha bersama yang harus kita sukseskan,” ujarnya.
Asrul mengajak agar dapat memanfaatkan kesempatan yang ada selama memiliki kesehatan dan kesempatan. Dirinya juga mengajak agar selalu ikhlas dalam berjuang, tidak boleh lemah, serta semangat harus tetap kuat dan jangan kendor.
“Kembangkan semangat gotong-royong, berjuang bersama-sama. Kegiatan Karang Taruna banyak sekali dan bersifat sangat positif. Kami siap membantu sesuai sarpra yang ada,” tutupnya singkat.
(Anas/pl)

















