MATARAM – Poroslombok.com | Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram priode 2006-2017, Makmur Said, mengaku terkesan dengan uraian khutbah jum’at yang disampaikan oleh Sukiman Azmy.
Hal itu diungkapkannya kepada awak media usai pelaksanaan ibadah shalat jum’at di Masjid Al-Islah Monjok Baru Kota Mataram, pada Jum’at 19 Agustus 2022.
Makmur Said yang juga selaku takmir Masjid Al-Islah mengaku merasa bangga ketika kedatangan tamu yang disebutnya sebagai orang penting yang membuat dirinya merasa terkesan.
“Ya kita seneng lah, rasanya kita mendapat penghargaan kampung kita didatangi. Yang kedua, beliau bersedia jadi khatib sekaligus jadi imam,” ujarnya.
Dia menuturkan, bahwa sebelum acara ibadah jum’at dimulai dirinya sempat memberitahukan kepada Sukiman Azmy bahwa sesungguhnya jamaah di Masjid tersebut cukup ramai.
Hanya saja, kata dia, kebiasaan jamaah di tempat itu agak sedikit terlambat. Biasanya, jamaah mulai berdatangan setelah adzan mulai berkumandang.
“Nah pas jadi khatib, spontan aja kayaknya apa yang beliau sampaikan itu. Kayaknya memberikan kita penekanan begitu kan, betapa pentingnya kita datang ke Masjid ketika mendengar adzan itu,” tuturnya.
Menurut dia, apa yang disampaikan Sukiman Azmy dalam uraian khutbahnya betul-betul sesuai dengan kondisi yang ada, dimana masyarakatnya datang ke Masjid setelah adzan berkumandang.
“Kayaknya mengalir saja penyampaian beliau, disanalah kekaguman kita. Pas sudah yang disampaikan beliau itu, karna itu kondisi kita di sini,” akunya.
Disinggung soal niatan Sukiman Azmy yang akan maju menjadi calon gubernur NTB 2024 nanti, dirinya mengaku sudah mengetahui informasi tersebut melalui media, baik cetak maupun online.
Akan tetapi dirinya belum pernah mendengar secara langsung dari Sukiman Azmy. Namun jika itu benar, dirinya siap untuk memberikan dukungan kepada Sukiman Azmy.
“Tadi tidak ada beliau menyinggung itu, tapi kalo dia bener ya Alhamdulillah. InsyaAllah kita dukung,” tutupnya.
(anas/pl)

















