Kebakaran Open Tembakau di Terara Hanguskan Hasil Panen

(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Seganteng, Desa Rarang Selatan, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat (13/9/2024) pagi. Satu unit open tembakau milik warga hangus dilalap si jago merah.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicholas Usman, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.20 WITA. Pemilik open tembakau, Nurasih (69), seorang petani setempat, mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta akibat kebakaran ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Iptu Nicholas Usman menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan para saksi, kebakaran bermula ketika saksi, Inaq Nurmin (63), yang merupakan istri dari pemilik open, melihat asap tebal dan api keluar dari ventilasi open tembakau saat berada di teras rumah. “Saksi langsung memberitahu suaminya, dan keduanya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil berteriak meminta pertolongan,” ungkap Iptu Nicholas Usman.

Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berdatangan ke lokasi untuk memberikan bantuan. Salah satu warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim pemadam dari Kecamatan Terara dan Sukamulia tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WITA dan berupaya memadamkan api.

Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 10.30 WITA.

Menurut analisis awal, kebakaran diduga dipicu oleh tembakau kering yang jatuh dan menimpa cerobong pemanas, menyebabkan percikan api. Suhu tinggi dalam open turut memperburuk situasi, sehingga api sulit dipadamkan.

Kepolisian menghimbau agar para petani lebih memperhatikan keamanan saat melakukan pengeringan tembakau. “Kami mengimbau agar perangkat keamanan dalam open lebih diperhatikan untuk mencegah kejadian serupa,” tambah Iptu Nicholas Usman.

Pihak berwenang juga berharap agar sosialisasi terkait langkah-langkah pengamanan open tembakau lebih digalakkan di masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Terara.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU