ASN Nyempil di Foto Bareng Lalu Iqbal, Apa Kabar Program Meritokrasi Iqbal-Dinda ?

Mataram, PorosLombok.com – Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih, Lalu Muhamad Iqbal, diketahui melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor kementerian di Jakarta. Langkah tersebut disebut sebagai persiapan awal untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat jelang pelantikannya.

Namun, kunjungan tersebut menuai sorotan publik setelah sebuah foto tersebar di media sosial. Dalam foto itu, terlihat seorang aparatur sipil negara (ASN) yang diduga berasal dari Kabupaten Sumbawa turut hadir dalam pertemuan antara Lalu Iqbal dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Iqbal-Dinda, Adhar Hakim, langsung angkat bicara dan memberikan klarifikasi. Menurutnya, tudingan bahwa ASN ikut dalam kunjungan Lalu Iqbal ke Jakarta adalah tidak berdasar.

“Berita yang menyebut ada ASN ikut dalam perjalanan Pak Iqbal tidak benar. Pak Iqbal melakukan kunjungan ini secara pribadi, tanpa didampingi siapa pun,” ujar Adhar, Selasa (10/12).

Adhar menjelaskan lebih lanjut bahwa ASN yang terlihat dalam foto tersebut kebetulan sedang berada di tempat yang sama dengan agenda berbeda. Ia juga menegaskan ASN itu tidak ada kaitannya dengan kegiatan Lalu Iqbal.

“Pak Iqbal bertemu dengan Wamensos secara mandiri. Kebetulan saja ASN tersebut juga sedang berada di kantor kementerian untuk urusan lain bersama beberapa pengurus partai politik,” katanya.

Menurut Adhar, keberadaan ASN dalam foto tersebut tidak bisa dijadikan bukti bahwa mereka terlibat dalam kunjungan Lalu Iqbal.

“Foto bersama itu hanya momen biasa dan tidak bisa disalahartikan sebagai bukti keterlibatan ASN dalam kegiatan Pak Iqbal,” tegasnya.

Isu ini menjadi perhatian karena menyangkut prinsip netralitas ASN, yang menjadi landasan penting dalam birokrasi. Adhar mengajak semua pihak untuk tetap bijak dalam menilai informasi yang beredar dan tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU