5 Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Konsumsi Biji Nangka

PorosLombok.com – Biji nangka, seringkali terbuang sia-sia, ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan. Selain daging buahnya yang manis dan legit, biji nangka kaya akan nutrisi penting seperti pati, protein, vitamin, mineral, dan antioksidan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Food Production, Processing and Nutrition.menunjukkan konsumsi biji nangka dapat melancarkan pencernaan, memiliki sifat anti-karsinogenik, dan bahkan mengurangi munculnya kerutan pada kulit.

Berikut 5 penyakit yang berpotensi dicegah dengan mengonsumsi biji nangka:

1. Kolesterol Tinggi

Penelitian dalam jurnal Agricultural and Food Sciences menunjukkan biji nangka berpotensi menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kandungan serat dan antioksidan yang tinggi diyakini berperan dalam mekanisme ini. Meskipun hasil penelitian pada hewan menjanjikan, studi lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat ini.

2. Diare

Biji nangka memiliki efek antimikroba dan secara tradisional digunakan untuk meredakan diare. Dilansir dari Healthline, penelitian menunjukkan biji nangka memiliki potensi antibakteri. Partikel kecil di permukaan biji nangka bertindak sebagai agen antibakteri melawan bakteri seperti E. coli, membuka potensi pengembangannya sebagai agen terapeutik untuk mencegah penyakit bawaan makanan.

3. Kanker

Kandungan senyawa tanaman dan antioksidan, khususnya flavonoid, saponin, dan fenolik, dalam biji nangka diyakini memiliki khasiat antikanker. Senyawa ini berpotensi melawan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan memperbaiki kerusakan DNA. Sebuah studi tabung reaksi bahkan menunjukkan ekstrak biji nangka dapat mengurangi pembentukan pembuluh darah kanker hingga 61 persen.

4. Masalah Pencernaan

Serat larut dan tidak larut dalam biji nangka membantu menormalkan gerakan usus. Serat juga bertindak sebagai prebiotik, memberi makan bakteri baik di usus dan mendukung pencernaan serta fungsi kekebalan tubuh. Peningkatan asupan serat telah terbukti meredakan sembelit, melindungi terhadap penyakit radang usus, dan meredakan gejala wasir.

5. Osteoporosis

Studi tahun 2022 di “The Pharma Innovation Journal” menunjukkan potensi biji nangka untuk kesehatan tulang. Kandungan magnesium yang tinggi dalam biji nangka berperan penting dalam penyerapan kalsium, memperkuat tulang, dan berpotensi mencegah osteoporosis. Studi ini juga menunjukkan potensi biji nangka sebagai pengganti protein untuk mengatasi malnutrisi protein-energi.

Meskipun manfaat biji nangka menjanjikan, penting untuk diingat bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan, terutama pada manusia, untuk mengkonfirmasi temuan-temuan ini. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum menjadikan biji nangka sebagai bagian dari pengobatan atau pencegahan penyakit.

Redaksi | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU