TGB dan UAS Bertemu di Lombok Barat, Jadi Teladan Ukhuwah Islamiyah

Lombok Barat, PorosLombok.com – Sebuah momen langka terjadi di Narmada, Lombok Barat, saat dua ulama besar tanah air, Dr. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan Prof. Dr. H. Abdul Somad (UAS), bertemu dalam sebuah acara keagamaan.

Pertemuan ini bukan hanya pertemuan sahabat lama, tetapi juga simbol kuatnya ukhuwah islamiyah dan wathaniyah antar-ulama Ahlussunnah wal Jamaah.

Keduanya hadir dalam acara Haul Majemuk dan Tabligh Akbar bertajuk “Menyambung Berkah, Menguatkan Ukhuwah” yang digelar di Ponpes Darul Hikmah NWDI Tanak Beak, Narmada, pada Sabtu (24/05).

Ribuan jemaah memadati lokasi sejak siang, menanti kehadiran dua tokoh yang sama-sama alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Acara diawali dengan salat Asar berjamaah yang dipimpin langsung oleh TGB. Setelah itu, ia membuka tabligh akbar dan menyampaikan rasa bahagianya bisa kembali bertemu dengan sahabat karibnya, UAS.

“Yang sama-sama kita hormati dan muliakan, sahabat saya, saudara saya, Prof. Dr. Abdus Shomad. Kita doakan mudah-mudahan beliau dan semua yang mendampingi rihlah dakwahnya di Lombok dan di tempat-tempat yang lain selalu dalam perlindungan Allah SWT,” ujar TGB dari atas mimbar.

Dalam tausiyahnya, TGB menekankan pentingnya sanad dalam menuntut ilmu agama. Menurutnya, UAS merupakan ulama yang memiliki garis keilmuan yang kuat dan bernas, terutama karena latar belakang pendidikannya di Al-Azhar, yang selama ini dikenal mencetak ulama-ulama moderat.

“Apa itu wasathiyah? Beragama dengan ilmu. Itu prinsip wasathiyah. Beragama dengan keikhlasan penting, dengan semangat penting, tapi kalau tidak ada ilmu, ujungnya pasti tidak akan maslahat untuk ummat,” ungkap Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Indonesia itu.

TGB juga mengijazahkan kepada para jemaah doa yang ia pelajari langsung dari gurunya, Almaghfurlah Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, yakni Surah Al-Kahfi ayat 10. Ijazah ini disambut penuh khidmat oleh ribuan jemaah yang hadir.

Di sisi lain, UAS mengaku sangat senang bisa kembali bertemu dengan TGB. Ia menyebut momen ini sebagai pertemuan dua sahabat yang sama-sama disibukkan dengan dakwah dan ilmu, namun tetap menjalin silaturahmi dengan hangat.

“Saya sudah lama tidak bertemu dengan Tuan Guru Bajang. Kalau kata orang Arab ‘orang yang sibuk tidak boleh diganggu’. Alhamdulillah bertemunya di sini, di Darul Hikmah. Tempat bertemunya semua kebaikan,” ujar UAS sambil tersenyum.

Dalam ceramahnya, UAS menyinggung sejarah ulama Nusantara yang pernah belajar di Madrasah Al-Saulatiyah, Mekkah. Ia menyebut salah satunya adalah Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, yang kemudian mendirikan organisasi besar Nahdlatul Wathan setelah kembali ke tanah air.

“Lalu ada yang datang dari Timur Indonesia, namanya Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid. Setelah beliau pulang, berdirilah satu lembaga besar yang disebut Nahdlatul Wathan,” jelasnya kepada jemaah.

UAS juga menceritakan pengalaman dakwahnya sehari sebelumnya di salah satu desa di Lombok Tengah. Ia mengungkapkan bahwa dari penuturan tokoh agama setempat, wilayah itu mengalami perkembangan besar dalam pemahaman Islam setelah kedatangan Maulana Syaikh dan para dai yang dikirimkannya.

“Kemudian beliau datang. Berdakwah mengirimkan da’i-da’inya, lalu berkembanglah dakwah Islam di sana, sampai hari ini, sampai hari kiamat,” ucapnya.

Selain tabligh akbar, acara juga dirangkai dengan Haul Almagfurlah TGH Juwaini Mukhtar. Dalam sesi ini, UAS menjelaskan bahwa haul bukan sekadar rutinitas keagamaan tahunan, melainkan bentuk cinta dan penghormatan terhadap jasa para ulama.

“Haul bukan hanya sekadar tradisi, tapi ekspresi cinta dan penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa baik kepada fisik maupun ruh kita,” tutup UAS.

(*/porosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU