Mataram, Poros Lombok – Pemerintah Kota Mataram secara resmi menetapkan penyesuaian jadwal dinas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sepanjang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
”Langkah ini bertujuan menjamin efektivitas tugas kedinasan sekaligus memberikan kesempatan bagi pegawai meningkatkan amalan ibadah mereka,” jelas Asisten 1 Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, Senin (16/2).
Pemerintah menuangkan kebijakan tersebut dalam Surat Edaran Nomor: 100.3.4.3/812/SETDA/II/2026 yang mengatur durasi kerja minimal menjadi 32,50 jam per minggu.
”Bagi instansi dengan lima hari kerja, jam masuk ditetapkan pukul 08.00 WITA dan pulang pukul 15.45 WITA untuk Senin hingga Kamis,” katanya.
Selanjutnya, para abdi negara mendapatkan izin mengakhiri aktivitas kantor lebih awal pada hari Jumat yakni tepat pukul 11.30 WITA.
”Sementara itu, unit yang menerapkan enam hari kerja memiliki waktu kepulangan bervariasi antara pukul 11.00 sampai 14.00 WITA,” ujarnya.
Selain mengatur durasi kerja, regulasi terbaru ini mewajibkan penggunaan baju koko atau takwa bagi pegawai beragama Islam saat bertugas.
”ASN muslim wajib mengenakan pakaian muslim, sedangkan rekan non-muslim silakan menyesuaikan diri atau memakai batik,” tegasnya.
Pemkot Mataram sengaja mengubah gaya berpakaian ini untuk menciptakan atmosfer religius yang harmonis di tengah lingkungan birokrasi kota.
”Pemerintah juga merancang agenda Safari Ramadan yang akan menyatu dengan pelaksanaan pasar murah di berbagai lokasi strategis,” jelasnya.
Melalui intervensi pasar tersebut, pemerintah membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada harga pasar.
”Strategi ini kami harapkan mampu membantu warga sekaligus menjadi instrumen penting dalam mengendalikan inflasi daerah,” tuturnya.
Terakhir, Lalu Martawang meminta seluruh pimpinan instansi tetap mengawasi performa staf agar pelayanan publik tidak kendor selama puasa.
”Kepala Perangkat Daerah harus memastikan produktivitas tetap terjaga agar perubahan jadwal ini tidak mengganggu masyarakat,” pungkasnya.*















