PorosLombok.com — Anggota DPR RI Dapil Lombok H. Lalu Hadrian Irfani melaksanakan aksi nyata dengan membagikan ribuan paket bantuan kepada warga di Kecamatan Terara. Agenda sosial ini berlangsung di rumah aspirasi PKB pada Jumat (13/3/2026).
Ketua DPW PKB NTB yang akrab disapa Miq Ari tersebut datang memboyong empat ribu bingkisan lebaran untuk meringankan beban ekonomi konstituen. Kehadirannya disambut antusias oleh ratusan tokoh agama serta pemuda di wilayah setempat.
“Safari Ramadhan adalah momentum silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat,” ujarnya.
Legislator senayan ini memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus partai yang telah memfasilitasi pertemuan tatap muka tersebut. Ia berharap distribusi bantuan ini bisa menyentuh kebutuhan dasar warga secara langsung.
Lalu Hadrian menekankan pentingnya peran badan otonom partai dalam memastikan setiap program kerja dapat dirasakan manfaatnya oleh publik. Sinergi internal dianggap menjadi kunci kesuksesan dalam melayani aspirasi dari tingkat bawah.
“Mudah-mudahan segala kegiatan dan aktivitas yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Pria berkacamata ini turut menyoroti gejolak peperangan di Timur Tengah yang mulai mengganggu stabilitas berbagai sektor pada tingkat global. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi panjang yang bisa dirasakan hingga ke daerah.
Konflik mancanegara tersebut diharapkan segera menemui titik temu damai melalui jalur diplomasi antar para pemimpin dunia. Masyarakat diajak untuk tetap waspada namun tetap tenang dalam menghadapi isu internasional yang berkembang saat ini.
“Kita berharap para pemimpin dunia bisa mencari solusi terbaik agar peperangan ini segera berhenti,” katanya.
Eksistensi partai politik menurutnya wajib mengedepankan kepentingan rakyat di atas ambisi pribadi maupun golongan tertentu. PKB berkomitmen untuk tetap hadir mendampingi warga tanpa melihat siklus lima tahunan pemilu saja.
Kader diingatkan agar tidak mendatangi masyarakat hanya saat memerlukan dukungan suara pada kontestasi politik yang genting. Pelayanan kepada umat harus menjadi nafas utama dalam menjalankan roda organisasi partai di semua tingkatan.
“PKB tetap hadir di tengah masyarakat, jangan karena butuh baru mendatangi mereka,” pungkasnya.*
















