Bupati Lombok Timur Akan Perjuangkan Nasib Ribuan PPPK Paruh Waktu Jadi Full

Bupati Haerul Warisin berkomitmen akan memperjuangkan nasib 3.500 PPPK Paruh Waktu agar naik status jadi full atau penuh waktu. Ia menjamin tidak ada pemecatan selama proses lobi ke BKN Jakarta.

PorosLombok.com – Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengambil langkah nyata untuk membela masa depan ribuan pegawainya. Ia berkomitmen penuh akan memperjuangkan nasib tenaga PPPK Paruh Waktu agar bisa segera beralih status menjadi full atau penuh.

​Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian panjang para tenaga honorer di berbagai instansi daerah. Bupati tidak ingin status para pejuang pelayanan publik ini terus menggantung tanpa adanya kepastian kesejahteraan yang lebih baik.

​“Kami sudah bersurat ke BKN dan dalam waktu dekat akan kami datangi lagi untuk menindaklanjutinya,” kata Haerul Warisin.Senin (30/03/2026).

​Pria yang akrab disapa Iron ini menjelaskan bahwa perjuangan tersebut bertujuan untuk memberikan jaminan masa depan yang lebih cerah bagi keluarga pegawai. Ia ingin setiap keringat yang telah dicurahkan mendapatkan balasan berupa status kepegawaian yang tetap dan resmi.

​“Ini adalah bentuk ikhtiar kami supaya nasib seluruh pegawai di Lombok Timur bisa lebih terjamin ke depannya,” ujarnya.

Komitmen Bupati Iron Jamin Keamanan Kerja dan Kenaikan Status Pegawai

​Pemerintah daerah juga memberikan garansi bahwa tidak akan ada kebijakan pemecatan atau merumahkan pegawai selama proses koordinasi ini berjalan. Kebijakan ini diambil agar suasana kerja di lingkungan sekolah maupun puskesmas tetap kondusif dan tenang.

​“Jangan sampai pegawai yang sudah lama membantu kami tidak diperjuangkan nasibnya untuk menjadi penuh waktu,” jelasnya.

​Saat ini, pihak eksekutif tengah merapikan seluruh data dan dokumen pendukung yang diperlukan untuk dibawa ke tingkat pusat. Bupati berencana mengawal langsung usulan tersebut ke Jakarta guna memastikan aspirasi daerah didengar oleh pemegang kebijakan nasional.

​“Kami sudah bahas ini berkali-kali dan intinya semua pegawai tetap lanjut bekerja seperti biasa tanpa perlu cemas,” katanya.

​Upaya jemput bola ke kantor BKN Pusat ini dianggap sebagai solusi paling tepat dalam menjaga stabilitas birokrasi di wilayah Lombok Timur. Pemerintah optimistis bahwa komunikasi yang intens dengan pusat akan membuahkan hasil positif bagi ribuan tenaga pendidik.

​“Kami tidak akan berhenti berusaha sampai pengabdian kawan-kawan semua mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujarnya.

​Bupati meminta agar seluruh pegawai tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mengabaikan isu-isu yang meresahkan. Ia yakin bahwa kerja keras dalam memperjuangkan perubahan status ini akan membawa kebaikan bagi kemajuan daerah secara keseluruhan*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU