LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Lombok Timur diserbu sejumlah Bakal Calon Bupati/ Wakil Bupati yang ingin menjadikan partai beringin ini sebagai kendaraan Politiknya sekaligus untuk syarat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sejauh ini ada 11 nama telah resmi mendaftarkan diri dan baru 8 yang telah mengembalikan formulir, 3 bakal calon lainnya belum ada konfirmasi sampai sampai saat ini.
“Yang tiga orang ini kami anggap tidak serius jadi endak usah kita gubris biarkan saja, tapi tidak usah kita sebutkan namanya, mungkin mereka ada partai lain,” ucap Ketua Penjaringan Ridwan kepada PorosLombok, Selasa (07/04).
Ridwan menyampaikan, Partai Golkar adalah Partai yang terbuka, sehingga siapapun yang ingin mendaftar tentu akan diperlakukan sama, baik kader ataupun bukan, namun tentunya ada mekanisme yang harus dilakukan oleh DPP untuk menentukan siapa yang nantinya akan diberikan rekomendasi, tentu salah satu dengan melihat tingkat elektabilitas dan kapabilitas bakal calon itu sendiri.
“Nanti DPP akan melakukan Survei, siapa yang dinilai tinggi tingkat elektabilitasnya itu akan ditunjuk dan diberikan rekomendasi oleh partai Golkar, kalau kami di sini hanya menghimpun,” terangnya.
Adapun jadwal penguman rekomendasi oleh DPP Partai Golkar diperkirakan satu atau dua bulan lagi, oleh karena itu ia menghimbau kepada semua bakal calon untuk terus bergerak mensosialisasikan dirinya untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitasnya masing-masing.
“Salah satu cara harus sering-sering turun ke Masyarakat, jika ingin meningkatkan elektabilitas dan Popularitas mereka masing-masing, itu sih saran kita,” harapnya.
Namun Ridwan menegaskan siapapun nanti akan diusung oleh Partai Golkar pada Pilkada Lotim 2024, akan diperjuangkan habis-habisan baik kader ataupun bukan.
(Arul/PorosLombok)














