Mataram, Poros Lombok – Polda NTB resmi menunjuk AKBP Catur Erwin Setiawan untuk memimpin keamanan di wilayah Kota Bima guna mengisi kekosongan kursi pimpinan yang ditinggalkan AKBP Didik Putra Kuncoro secara mendadak.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, mengonfirmasi penugasan perwira menengah tersebut sebagai pelaksana tugas sementara.
“Sudah dinonaktifkan,” katanya.Sabtu (14/02).
Langkah strategis ini diambil agar roda organisasi Polri di wilayah timur Pulau Sumbawa tetap berjalan optimal tanpa gangguan administrasi maupun operasional pasca pencopotan jabatan tersebut.
Catur sebelumnya dikenal memiliki rekam jejak mumpuni saat menjabat sebagai Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB sebelum akhirnya ditarik untuk mengomandoi personel di wilayah hukum Bima.
Status Didik kini masih berada dalam pengawasan ketat tim investigasi internal di Jakarta Selatan untuk pendalaman perkara dugaan keterlibatan narkoba.
“Masih dalam pemeriksaan Mabes,” ujarnya.
Penunjukan pelaksana tugas ini menjadi prioritas utama Kapolda NTB untuk memulihkan wibawa Korps Bhayangkara yang sempat tercoreng akibat isu peredaran sabu di lingkungan internal kepolisian.
Catur diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan serta membersihkan sisa-sisa pengaruh negatif dari kepemimpinan sebelumnya yang kini terseret kasus hukum di Mabes Polri tersebut.
Penyidik kini tengah menelusuri dugaan aliran dana segar sebesar Rp 1 miliar yang diduga mengalir ke kantong pejabat teras tersebut dari seorang bandar. “Penyidik terus mendalami dugaan aliran dana tersebut,” jelasnya.
Selain mengganti posisi Kapolres, perombakan juga menyasar kursi Kasat Narkoba yang kini resmi diduduki oleh AKP Jayadi Sibawaehi guna memutus rantai jaringan lama yang telah terkontaminasi.
Upaya pembersihan ini merupakan bukti nyata ketegasan institusi dalam menindak oknum yang berkhianat pada sumpah jabatan demi mengembalikan kepercayaan masyarakat Bima kepada pihak kepolisian.
(Poros Lombok)
















