​Baznas NTB Resmi Perpanjang Rumah Singgah di Bali, Pasien Kurang Mampu Terjamin

Langkah ini meringankan beban finansial warga kurang mampu asal NTB yang sedang menjalani pengobatan intensif di Bali.

Mataram, PorosLombok –Ketua Baznas NTB Lalu M. Iqbal Murad menyambangi fasilitas kesehatan di Jalan Pulau Bacan Nomor 26, Sanglah, Denpasar Barat.

Langkah taktis ini merespons instruksi Gubernur Nusa Tenggara Barat guna menjamin perlindungan warga yang sedang berobat di Bali.

​“Rumah singgah ini bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi ruang harapan bagi masyarakat NTB yang sedang berjuang untuk kesembuhan,” jelasnya.Senin (09/07/2026).

​Rombongan utama lembaga amil zakat tersebut memantau langsung kondisi gedung serta kualitas pelayanan bagi pasien asal Bumi Gora. Mereka melakukan evaluasi mendalam agar masyarakat rujukan RSUP Sanglah mendapatkan pendampingan layak dan manusiawi selama masa perawatan intensif.

​“Karena manfaatnya nyata, Baznas NTB memastikan layanan ini terus berlanjut,” katanya.

​Lembaga ini mengunci kepastian operasional fasilitas melalui penandatanganan kontrak sewa bangunan untuk durasi tiga tahun mendatang bersama pemilik properti. Dokumen legal tersebut menjadi tonggak keberlanjutan bantuan akomodasi gratis bagi warga yang memerlukan tempat bernaung tanpa beban biaya.

​“Langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan Baznas NTB dalam memastikan layanan kemanusiaan tetap berjalan,” tegasnya.

​Pertemuan tatap muka antara pimpinan lembaga dengan para penghuni yang sedang melawan penyakit kronis mewarnai suasana emosional. Iqbal Murad memeluk erat perwakilan keluarga sembari memberikan penguatan psikis agar mereka tetap tegar menghadapi cobaan medis.

​“Jangan ragu menghubungi kami apabila menghadapi permasalahan selama berada di rumah singgah,” pesannya.

​Amelia Sabila, orang tua pasien tumor mata asal Lombok Tengah, mengaku sangat terbantu berkat kehadiran fasilitas bebas biaya ini. Kehadiran rumah tersebut meringankan beban ekonomi keluarga mengingat tingginya harga sewa hunian dan logistik harian di wilayah Denpasar.

​“Keberadaan Rumah Singgah Baznas NTB sangat berarti di tengah mahalnya biaya hidup, belum termasuk kebutuhan makan dan minum,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU