BC Cafe, Tempat Makan Ala Western Dekat Bandara Bizam Yang Cukup Recommended

LOTENG – PorosLombok.com | Bagi anda penikmat kuliner ala western khususnya yang berada di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Base Camp Cafe (BCC) adalah tempat makan yang wajib anda kunjungi.

Terletak di jalan Mereje, Nomor 99 Kemulah Praya, Lombok Tengah, BCC menawarkan sajian kuliner ala western dengan harga terjangkau dan juga suasa outdor yang tentu akan menambah nikmat santapan bersama teman, keluarga bahkan pasangan anda.

Sajian ala western dari mulai Steak, Spageti, aneka ragam Seafood hingga sajian ala Grill menjadi menu andalan yang siap memanjakan lidah anda.

Mira Fuji Apriani selaku owner BCC mengungkapkan tawaran berbeda bagi pengunjung saat datang ke BCC.

“Yang menjadi menu best seler kami disini adalah Sefood saos padang, dimana setiap akhir pekan bahkan kami sering kebanjiran orderan,” ungkap Fuji saat dikonfirmasi Sabtu (4/3/2023).

Lebih lanjut Fuji menerangkan, memang di BCC sudah bekerjasama dengan Grab.

Hingga menjadi satu tawaran kemudahan bagi pengunjung yang tak sempat ke lokasi namun ingin menyantap makanan ala western yang tersedia di BCC.

BCC sendiri pertama kali didirikan tahun 2016, awalnya hanya berkonsep indor yang dikelola Fuji beserta suaminya Hadid Surya yang juga merupakan koki utama dari BCC sendiri.

Fuji bercerita, berdirinya BCC atas dasar keinginan suaminya ingin memperkenalkan makanan western khusunya di Kabupaten Lombok Tengah.

Awalnya hanya ada beberapa menu saja diantaranya seperti Spageti dan juga Steak, namun sering banyaknya riques konsumen untuk penambahan menu, saat ini BCC sudah menyediakan sekurangnya 7 menu andalan.

Lokasinya yang strategis, 10 menit dari Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (Bizam), dan berada di tengah kota Praya, membuatnya sering menjadi buruan bagi masyarakat NTB dan juga Luar Daerah pada umumnya.

Tak tanggung-tanggung, Spageti yang menjadi best seles dari sekian menu andalan BCC, dalam satu bulan bisa habis ratusan porsi.

“Ya khusus spageti dalam satu bulan bisa habis ratusan porsi, dan memang yang menjadi konsumen kita kebanyakan adalah kelompok anggota keluarga,” tuturnya.

BCC sendiri dalam satu hari saja bisa menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah.

“Maksimal kalau kita itung 2 jutaan perhari. Sedang perbulan sekitar 40 juta maksimalnya. Dimana mayoritas pelanggan berasal dari kota Praya,” ungkap dia.

Dari keuntungan tersebut, yang awalnya hanya di kelola oleh Fuji dan suaminya, saat ini karyawan di BCC sudah berjumlah 3 orang, 1 perempuan dan 2 laki-laki.

Bagi anda yang ingin merasakan suasan outdor menyantap makan ala western jangan khawatir BCC adalah tempat yang pas.Tempatnya juga cukup luas dengan kapasitas 50 orang lebih.

Sedang khusus untuk alat Grell masyarakat sekitaran Praya bisa untuk melakukan sewa, dengan hanya merogoh kantong sebesar Rp 50 ribu.

(Yami Ulandari/PorosLombok.com)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU