(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur semakin menunjukkan keseriusannya dalam mendukung warga kurang mampu. Melalui program jaminan kesehatan BPJS yang didanai oleh Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemda, kuota kartu kesehatan ini dibuat unlimited bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Selama benar-benar membutuhkan, kuota kita tak terbatas tapi jangan ngaku-ngaku miskin,” katanya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Haji Suroto SKM, saat diwawancarai Poros Lombok, Kamis (03/10).
Namun, untuk mendapatkan kartu BPJS ini, ada syarat yang harus dipenuhi. Warga harus memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar memerlukan.
Bagi warga yang mampu, tetap tersedia opsi pendaftaran dengan biaya Rp35.000 per bulan. Langkah ini diambil sebagai bentuk keadilan sosial agar subsidi tepat sasaran. “Tidak ada yang gratis untuk yang mampu, sobat!” tegas Haji Suroto.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100%. “Jika kuota dibatasi, bagaimana kita bisa mencapai target UHC 100% di Lombok Timur?” ujar Haji Suroto, menegaskan pentingnya kebijakan yang inklusif ini.
Bagi warga yang belum memiliki kartu BPJS dan mendadak memerlukan perawatan darurat, Pemda menyediakan solusi cepat. Warga dapat langsung menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) di depan kantor bupati untuk pengurusan darurat sesuai dengan poin 2 dalam Surat Edaran Bupati.
Sementara itu, untuk program bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pusat, terdapat mekanisme yang berbeda. Warga harus mengikuti prosedur usulan melalui musyawarah desa (musdes) yang dilakukan secara online.
Dengan kebijakan ini, Lombok Timur berupaya memastikan bahwa seluruh warga, terutama yang kurang mampu, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai dan tidak ada yang terpinggirkan. Ini bukan sekadar janji, tetapi sebuah komitmen nyata dari Pemda!
(Arul/PorosLombok)














