Lombok Timur, PorosLombok.com – Menjelang debat calon Kepala Daerah dalam Pilkada Lombok Timur 2024, ketatnya pengawasan keamanan menjadi perhatian utama, mengingat potensi pelanggaran yang bisa terjadi. Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpoldagari) memastikan bahwa kondisi daerah tetap kondusif dan aman.
Meskipun situasi terkendali, langkah-langkah antisipatif terus digalakkan untuk menjaga keamanan selama proses pemilihan. Kepala Kesbangpoldagari, Mustafa, menegaskan bahwa pihaknya tak henti-hentinya melakukan upaya antisipasi. Salah satu langkah konkret yang diambil menjelang tanggal 30 Oktober, saat KPU dan Bawaslu akan menggelar debat calon, adalah kolaborasi dengan berbagai instansi.
“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan Satpol PP untuk menyiapkan personel yang akan menjaga keamanan,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Kamis (24/10).
Mustafa juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengundang kelima calon yang akan berpartisipasi dalam debat untuk mengikuti rapat di KPU. Dalam kesempatan tersebut, setiap calon diberikan pemahaman mendalam mengenai tata tertib yang harus dipatuhi selama debat, termasuk ketentuan yang diperbolehkan maupun yang dilarang.
“Kami berharap semua pihak, termasuk para pendukung calon, dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kami optimis bahwa acara debat akan berlangsung aman dan tertib,” tutupnya.
Dengan komitmen yang kuat, Kesbangpoldagari bertekad untuk memastikan kondisi yang aman dan kondusif, sehingga proses demokrasi dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan.
Bagi para calon dan pendukungnya, semua mata akan tertuju pada debat ini. Siapa yang berani nakal dan melanggar aturan?
(Arul/PorosLombok)














