Dinkes Lombok Timur Sebut Era Digital Picu Kenaikan HIV/AIDS, Ruang Kontak Makin Terbuka

(PorosLombok.com) – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan tren peningkatan. Dinas Kesehatan mencatat adanya kenaikan temuan kasus yang cukup signifikan dalam setahun terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi mengungkapkan, angka kasus HIV/AIDS pada tahun 2025 melonjak menjadi 88 kasus. Angka ini meningkat dibanding tahun 2024 yang tercatat sebanyak 67 kasus.

“Kalau kita lihat dari kelompok kunci pengidap HIV/AIDS terbanyak memang pada kasus hubungan seksual tidak aman,” kata Lalu Aries kepada PorosLombok.Kamis (15/01/2025).

Aries menjelaskan, fenomena kenaikan ini tidak lepas dari pengaruh era digitalisasi. Menurutnya, kemudahan komunikasi melalui berbagai platform saat ini membuka ruang bagi individu untuk lebih intens melakukan kontak yang berujung pada perilaku berisiko.

“Kalau dikaitkan dengan era digitalisasi tentu ada pengaruhnya, karena dengan kemudahan komunikasi membuka ruang untuk lebih intens melakukan kontak,” jelasnya.

Menyikapi kenaikan angka tersebut, Dinkes Lombok Timur tengah menggencarkan empat langkah strategis. Pertama, melakukan screening ketat pada kelompok kunci serta memberikan edukasi pencegahan.

Kedua, memastikan pengobatan dan perawatan bagi warga yang sudah positif agar tidak menularkan ke orang lain.

Langkah ketiga adalah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk tes HIV/AIDS kepada kelompok yang dianggap berisiko tinggi. Terakhir, Dinkes terus menggenjot kampanye edukasi secara masif.

“Kampanye HIV/AIDS untuk peningkatan pengetahuan, yang pada akhirnya berdampak pada kesadaran dan penurunan penyebaran,” pungkas Aries.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU