LOTIM – PorosLombok.com | Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, menjamin ketersediaan 12 bahan pokok dan penting (Bapokting) selama bulan Ramadhan bahkan hingga setelah lebaran masih aman.
Hal tersebut dikatakan Lalu Dami Ahyani ketika ditemui poroslombok.com di ruang kerjanya pada Rabu (29/3/23) kemarin.
“Berdasarkan kalkulasi kita, ketersediaan 12 komoditas pangan sampai lebaran masih relatif aman, bahkan kita masih surplus,” katanya.
Dia mengutarakan, keduabelas komoditas tersebut yakni beras, daging ayam ras, telur ayam, bawang merah, cabai merah, minyak goreng, bawang putih, daging sapi, jagung, cabai rawit, gula pasir dan tempe.
Secara rinci, selisih antara perkiraan pasokan dan kebutuhan selama Ramadhan akan mengalami surplus dengan rinciannya sebagai berikut; Ketersediaan pasokan beras sebanyak 132,152.95 ton dengan jumlah kebutuhan selama Ramadhan 12,946.91 ton, surplus 119,206.04 ton.
Kemudian ketersediaan daging ayam ras 35,473.21 ton dengan jumlah kebutuhan 405.15 ton, surplus 35,068.06 ton. Stok telur ayam 27,966.67 ton jumlah kebutuhan 848.23 ton surplus 27,118.44 ton.
Berikutnya stok bawang merah 5,000.65 ton, jumlah kebutuhan 395.12 ton, surplus 4,605.53 ton. Stok cabe merah 4,275.29 ton, jumlah kebutuhan 72.56 ton, surplus 4,202.73 ton. Stok minyak goreng 14,309.02 ton, jumlah kebutuhan 792.44 ton, surplus 13,516.58 ton.
Selanjutnya stok bawang putih 1,249.83 ton, jumlah kebutuhan 191.62 ton, surplus 1,058.21 ton. Stok daging sapi 2,618.86 ton, jumlah kebutuhan 429.70 ton, surplus 2,189.16 ton. Stok jagung 43,174.05 ton, jumlah kebutuhan 379.50 ton, surplus 42,794.55 ton.
Dan berikutnya lagi stok cabai rawit 88,901.90 ton, jumlah kebutuhan 253.35 ton, surplus 88,648.55 ton. Stok gula pasir 4,918.60 ton, jumlah kebutuhan 636.20 ton, surplus 4,282.40 ton. Dan stok tempe 3,434.76 ton, jumlah kebutuhan 771.23 ton, surplus 2,663.53 ton.
Kendati begitu, dari hasil pantauan pihak dinas perdagangan di lapangan, terdapat beberapa komoditas yang menjadi atensi serius, yakni komoditas cabai dan beras. Meski belakangan harga beras sudah mulai stabil.
Menurut dia, terdapat satu komoditas yang persentase kenaikannya tidak lumrah, yakni cabai rawit. Kenaikan harga cabai rawit mencapai 40%, yaitu dari harga Rp.50 ribu tembus ke angka 80-90 ribu/kilo gram.
Harga tersebut diambil dari harga rata-rata. Sebab, jika mengacu dari jumlah pasar yang ada maka akan ditemukan harga yang berbeda-beda. Salah satu paktor yang mempengaruhi harga adalah jarak angkut, dari mana dan ke pasar mana komoditas tersebut dibawa.
“Jadi tiap pasar itu beda-beda harganya (cabai-red). Kadang di pasar ini harganya 60 ribu, di pasar itu harganya 70 ribu, dan ada juga pasar yang harganya 80 ribu,” jelasnya.
Sedangkan harga beras belakangan sudah cenderung stagnan dan mulai stabil. Hal itu sebagai dampak positif dilaksanakannya operasi pasar yang rutin dilaksanakan. Serta dampak dari pemerintah melalui bulog yang sudah menaikkan harga eceran tertinggi (HET) dari 8 ribu menjadi 10 ribu per kilogram.
Berikut perbandingan harga dua komoditas unggulan pada beberapa pasar di Lombok Timur dari tanggal 21-28 maret 2023.
1). Beras super
a. Pasar pancor Rp 11.000
b. Pasar masbagik Rp 11.000
c. Pasar montong beter Rp 11.000
d. Pasar rarang Rp 11.000
e. Pasar suela Rp 11.000
f. Pasar paok motong Rp 11.000
g. Pasar sambalia Rp 12.000
h. Pasar sakra Rp 11.000
i. Pasar keruak Rp 11.000
j. Pasar montong baik Rp 11.000
k. Pasar aikmel Rp 11.000
l. Pasar pringgabaya Rp 11.000
m. Pasar sajang Rp 12.000
2). Cabai rawit
a. Pasar pancor Rp 90.000
b. Pasar masbagik Rp 75.000
c. Pasar montong beter Rp 90.000
d. Pasar rarang Rp 80.000
e. Pasar suela Rp 90.000
f. Pasar paok motong data kosong
g. Pasar sambalia Rp 90.000
h. Pasar sakra Rp 90.000
i. Pasar keruak Rp 80.000
j. Pasar montong baik Rp 90.000
k. Pasar aikmel Rp 80.000
l. Pasar pringgabaya Rp 70.000
j. Pasar sajang Rp 90.000
Sebagai tambahan informasi bahwa harga satuan diatas adalah harga per kilogram. Adapun komoditas yang cenderung mengalami fluktuasi (naik-turun) harga adalah daging ayam ras, daging sapi, telur ayam, dan ikan segar.
(PL-anas)















