GASman di Ujung Tanduk, Wacana Paket Zaman Menyeruak

LOTIM – PorosLombok.com || Memasuki bulan Agustus atau jelang pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur NTB 2024 konstalasi politik kian menghangat, terlebih setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan dukungan kepada pasangan Rohmi-Firin.

Dengan demikian wacana head to head antara Iqbal-Dinda dan Zul-Uhel sudah terbantahkan. Saat yang sama peluang pasangan Lalu Gita Ariadi – Sukiman Azmy (GASman) nyaris berada di ujung tanduk.

Pasalnya, duet GASman yang disebut-sebut menjadi penantang utama dua calon petahana itu baru mengantongi rekom Partai Bulan Bintang (PBB) dengan 2 kursi. Sedangkan arah dukungan Partai Golkar dan Hanura masih menyimpan misteri.

Saat yang sama Indo Survey dan Strategy (ISS) merilis hasil survey hasil wawancara langsung pada 20-25 Juli 2024 dengan jumlah responden 880. Dalam simulasi 4 pasangan calon, duet Zul-Uhel berada pada posisi teratas dengan 29,7 persen.

Menariknya, pasangan GASman berada pada posisi ketiga dengan 16,3 persen atau berada satu tangga di atas pasangan Iqbal-Indah yang berada pada posisi keempat dengan 12,2 persen. Sementara pasangan Rohmi-Firin berada pada posisi kedua dengan 19,9 persen.

Di tengah dinamika yang terus bergulir, rumor bongkar pasangan duet Zulkieflimansyah – Suhaili FT (Zul-Uhel) menjadi duet Zulkieflimansyah – Sukiman (Zaman) mulai menyeruak ke permukaan.

Hal itu menyusul DPP Partai NasDem yang telah memberikan rekomendasi dukungan kepada Zulkieflimansyah sebagai calon gubernur (Cagub) tanpa calon wakil gubernur (Cawagub) pasangannya.

Bahkan Sekretaris DPW Partai NasDem NTB, Wahidjan, sebagaimana melansir radar lombok mengatakan bongkar pasang Paslon masih memungkinkan terjadi, termasuk Zul-Uhel menjadi Zul-Sukiman.

“Kemungkinan itu pasti ada, jika ada kontradiksi dalam duet Zul-Uhel ini pecah,” kata mantan Serikat Tani NTB itu.

Setali tiga uang, Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPW PKS NTB Sembirang Ahmadi seakan memberi lampu hijau tentang kemungkinan terjadinya bongkar pasang pasangan calon (Paslon) berpotensi terjadi selama paslon itu belum didaftarkan ke KPU sebagai kontestan di Pilkada NTB.

“Selama belum didaftarkan ke KPU, saya kira potensi itu tetap ada (bongkar pasang paslon-red),” kata anggota komisi II DPRD Provinsi NTB ini.

Gayung bersambut, juru bicara Tim Jiwa Raga Sukiman Rof’il Khaerudin hari ini, Sabtu (3/8/24) sangat mengapresiasi dan merasa terhormat atas adanya wacana dari Sekretaris DPW Partai NasDem dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPW PKS NTB tentang kemungkinan terjadinya duet Zul-Sukiman (Zaman).

Menurutnya, wacana tersebut sangat realistis mengingat HM. Sukiman Azmy adalah salah satu tokoh di NTB yang memiliki basis masa yang riil terutama di Kabupaten Lombok Timur sebagai penentu terhadap siapa yang akan memenangkan konstalasi politik Pilgub NTB 2024. Hal ini dibuktikan dengan hasil survey yang dirilis oleh Indo Survey dan Strategy (ISS).

“Saya pikir wacana ini sangat bagus, dan kami menyambut baik dan memberikan apresiasi. Jadi kalo memang ada peluang untuk itu, why not!,” tandasnya.

(Anas/PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU