LOTIM, Poroslombok.com – Kondisi Kantor Polsek Sakra terlihat tua dan usang, di beberapa ruangan, terutama di bagian atap tampak banyak terjadi kebocoran.
Kondisi tersebut tentunya akan berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat, terutama pada saat musim penghujan.
Hal ini tentu tak bisa diabaikan. Karnanya, bangunan tersebut hari ini mulai dibongkar untuk direnovasi guna memperbaiki, meremajakan, dan menyempurnakan bentuk bangunan yang tidak refresentatif.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Sakra, IPTU Suyono JL, kepada awak media saat ditemui di Kantor Polsek Sakra, sabtu (5/6/21).
“Alasan kita melakukan pembongkaran adalah karna faktor usia. Bangunan ini sudah cukup lama, saya lihat banyak yang bocor sehingga kita bongkar semuanya dan kita perbaiki dengan tujuan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.
Apapun itu, sambung Suyono, bukan menjadi penghalang dan penghambat bagi memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Saya tekankan kepada semua anggota saya, bahwa dalam kondisi apapun polisi harus selalu siap untuk memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat,”imbuhnya.
Selain itu, masih kata Suyono, kondisi ruangan sel tahanan juga terjadi kebocoran. Sehingga saat melakukan upaya-upaya paksa ataupun penahanan terhadap terduga pelaku sering dititip di polres.
“Nah nantinya kalo sudah kita perbaiki dan ketika kita melakukan penahanan terhadap terduga atau pelaku, kan lebih enak kita tempatkan disini,”ujar Suyono.
Disinggung tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan selama ini, Suyono menandaskan bahwa sejauh ini tidak ada masalah. Namun menurut dia, tingkat kenyamanan juga perlu menjadi perhatian.
“Kalo disana sini banyak sampah, lalu penataannya juga kurang bagus, maka akan berdampak pula terhadap kenyamanan pengunjung yang datang. Karnanya, itu juga perlu kita pikirkan,”tandasnya.
Terkait dengan pengaduan masyarakat terhadap permasalahan apapun di Kecamatan Sakra menurut Suyono tidak terlalu banyak. Hal itu dia yakini karna tingkat Kamtibmas serta kesadaran masyarakat cukup tinggi.
“Kalo soal Kamtibmas insyaallah masih kondusif. Karna dari beberapa kasus sudah kita tangani dengan baik. Karna kasusnya ringan-ringan saja, tidak ada yang berat. Seperti kasus penganiayaan, ribut-ribut rumah tangga, cuma seperti itu,”terangnya.
Terakhir, IPTU Suyono berharap sekaligus berpesan kepada seluruh anggotanya, agar selalu berprilaku hidup bersih serta menjaga dan merawat lingkungan kantor, serta selalu siap berkorban untuk negara. (ns)

















