(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Sebuah sapi betina yang diduga hasil pencurian ditemukan oleh warga di Dusun Dasan Sumur, Desa Perigi, Kecamatan Suela, pada Selasa (27/8/2025) sekitar pukul 07.00 WITA.
Sapi tersebut milik Rahini alias Amaq Maskud, seorang petani berusia 45 tahun asal Limbungan Barat, Desa Perigi. Menurut informasi yang diperoleh, sapi ini memiliki ciri-ciri khusus: jenis sapi lokal, kelamin betina, warna merah, dan diperkirakan berumur sekitar 2 tahun dengan nilai jual mencapai Rp 7.000.000.
Penemuan sapi ini bermula dari Riadatul Aini, 18 tahun, seorang petani perempuan dari Dasan Sumur. Setelah membuang sampah di sungai dekat perkampungan, ia mendengar suara gaduh dari kebun milik Inaq Jup. Saat mendekat, Riadatul melihat empat ekor anjing menyerang seekor sapi yang tergeletak di kebun.
Melihat kondisi tersebut, Haerul Umam, 39 tahun, petani asal Dusun Bukit Durian, yang kebetulan lewat dengan sepeda motor, segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Perigi, Aipda Sudirman, untuk melaporkan kejadian tersebut. Kapolsek bersama Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, BKTM Desa Perigi, dan anggota jaga segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan.
Dari keterangan Rahini, sapi miliknya hilang sekitar pukul 06.00 WITA saat ia hendak memberi makan ternaknya. Ia mendapatkan informasi dari warga Limbungan Barat bahwa sapinya ditemukan di Dusun Dasan Sumur. Sapi itu ditemukan dalam keadaan terikat di pohon di kebun Inaq Jup, dengan luka gigitan anjing di bagian pantat dan kaki kanan depan yang patah.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Usman, mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. “Kami akan mendalami kasus ini dan mencari pelaku pencurian yang telah meresahkan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang,” ungkapnya.
(Arul/porosLombok)















