close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

PJ.Bupati Lotim Harapkan PPK Melaksanakan Fakta Integritas dan Sumpah yang Telah Diucapkan

LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com - Sebanyak 105 anggota Panitia...

Lapas Selong Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara bagi Warga Binaan

LOTIM - PorosLombok.com || Lapas Kelas IIB Selong Kanwil...

Disnakeswan Lotim Bangun RPH Modern dan Rumah Pakan Ternak

LOTIM - PorosLombok.com || Dinas Peternak dan Kesehatan Hewan...

Gelar Rapat, Sekda Lotim Bahas Rencana Pengembangan Distinasi Wisata

LOTIM, POROSLOMBOK – Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H.M. Juaini Tofik membuka Rapat Koordinasi Lintas OPD dalam rangka pengembangan destinasi wisata Sembalun dan Labuhan Haji pada Selasa, (26/01).

Rapat tersebut dihadiri Kepala OPD terkait, diantaranya Kadis PU, Kadis LHK, Kadis Perindustrian, Kadis Perhubungan, Kadis Pariwisata, Camat Labuhan Haji, dan Kepala Desa Sembalun. Rapat ini bertujuan mendengarkan aspirasi masyarakat desa wisata terkait hal-hal yang masih kurang dan perlu dibenahi oleh pemerintah daerah. Hadir pula dalam rapat tersebut, Komunitas Nina Sembalun yang mewakili suara masyarakat Sembalun dan Labuhan Haji.

Baca Juga :  Promosikan Desa Loyok, LPSDM Datangkan Tim Dokumentasi Dari Kenya

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan pentingnya Lombok Timur bergerak cepat merespon upaya Pemerintah Provinsi yang sedang “berbenah” untuk memulihkan perekonomian daerah, salah satunya melalui sektor pariwisata.

Keberadaan Perda Provinsi Nusa Tenggara Barat tentang desa wisata, diyakini Sekda akan memeberikan peluang mengembangkan pariwisata Lombok Timur yang akan ikut andil dalam perbaikan ekonomi daerah ini,

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Diklaim Sebagai Kendala "LOTIM NET" Belum Bisa Dioperasionalkan

“Sehingga ke depannya, manfaat dari kemajuan pariwisata ini akan dirasakan manfaatnya bukan hanya oleh investor, tapi juga masyarakat lokal”, jelasnya.

Rapat koordinasi lintas OPD ini diharapkan efektif menghadirkan solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi dalam proses pengembangan potensi wisata daerah, mengingat sektor pariwisata tidak dapat berkembang tanpa kerjasama banyak pihak.

Baca Juga :  Sungai Tercemar dan Dangkal Dampak Galian C , Masyarakat Loyok tidak bisa Lagi Menikmati Air Bersih

Sekda menegaskan semua pihak harus bekerja keras dan konsisten melaksanakan program-program yang direncanakan. Dinas Pariwisata khususnya, diharapkan dapat terus membangun koordinasi yang prima dengan OPD terkait.

“Sejalan dengan rencana pembangunan “spektakuler” tahun 2022 yang menjadi hajat pak Bupati, pariwisata akan menjadi salah satu objek yang diprioritaskan”, tutup Sekda.(*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru