HM.Syamsul Lutfhi : Pemimpin yang Akan Datang Harus Saling Menyempurnakan Bukan Saling Meniadakan

LOMBOK TIMUR, PorosLombok.com – Pemimpin Lombok Timur kedepannya harus saling menyempurnakan bukan saling meniadakan buah karya atau program yang sudah berjalan, karena Politik itu bukanlah ajang balas dendam dan sebagainya.

Hal tersebut diungkapkan calon Bupati Lombok Timur H.M Syamsul Lutfhi kepada awak media beberapa waktu yang lalu.

Ia menegaskan Pasangan Lutfhi-Wahid akan melanjutkan program-program yang baik dari Bupati sebelumnya yakni H.Ali Bin Dahlan dan HM Sukiman Azmy, karena kabupaten yang berjulukan Bumi Patuh Karya ini sudah 20 tahun on the track, sehingga tinggal memperbaiki beberapa aspek saja.

“Saya sudah berdiskusi dengan dua senior saya yakni bapak Ali Bd dan bapak H.Sukiman Azmy, kira-kira program apa yang harus dilanjutkan yang belum tuntas pada masa kepemimpinannya,” akunya.

Adapun beberapa sektor yang harus dibenahi diantaranya sektor Pendidikan, Kesehatan, Pariwisata, dan beberapa sektor lainnya, karena ada beberapa ketimpangan yang sering terjadi, sehingga butuh inovasi terutama tentang bagaimana kedepannya tata cara pengelolaanya dan sebagainya.

“kalau kita berbicara tata kelola tentu disini yang harus dibenahi terkait Sumber Daya Manusianya (SDM), sehingga dalam penempatan tenaga disana nantinya harus orang yang Profesional dalam bidangnya,” ungkapnya.

Pria yang juga Cucu Pahlawan Nasional ini menegaskan, ada beberapa program 100 Hari Lutfhi-Wahid jika terpilih, salah satunya bagaimana pengembangan kota selong yang dimana diketahui berada di wilayah yang tidak dilintasi oleh jalur Provinsi, sehingga butuh terobosan-terobosan baru agar roda perekonomian berputar serta bermanfaat bagi masyarakat.

“Semua sudah kami pikirkan bersama pak Wahid insyaallah jika pasangan ini terpilih, begitu dilantik kita akan langsung eksekusi, dan kami optimis semua itu akan terwujud,” bebernya.

Kemudian di Sektor Pariwisata, lanjut Syamsul Lutfhi, Lombok Timur sangat kaya akan Potensi di bidang tersebut terutama alamnya yang sangat luar biasa indahnya, namun yang sering terjadi saat ini banyak investor yang tidak nyaman untuk berinvestasi.

“Nanti kedepannya kita akan berikan karpet merah buat para investor, namun dengan catatan tidak boleh Mengeksploitasi alam kita dan yang terpenting menguntungkan masyarakat,” pungkasnya.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU