Cucu Pahlawan Nasional Gencar Bumikan 4 Pilar Kebangsaan, Perkuat Benteng Ideologi

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Hj. Lale Syifaunnufus, menyelenggarakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan secara masif di empat kabupaten di Pulau Lombok.

Mataram, PorosLombok – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Hj. Lale Syifaunnufus, terus memperkokoh fondasi ideologi negara di Pulau Lombok Melalui Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

legislator Komisi VIII ini menyasar berbagai titik strategis. Tujuannya adalah membumikan nilai-nilai luhur Pancasila kepada masyarakat luas.

​Program ini melibatkan lintas kalangan sejak akhir tahun lalu. Lale merangkul santri pondok pesantren hingga pemuka masyarakat setempat. Ia menilai langkah ini sangat krusial untuk menangkal infiltrasi paham radikal.

​”Kami ingin membentengi masyarakat dari paham radikal yang kerap mendompleng euforia spiritualitas publik,” tutur Lale Syifa kepada media, Rabu (4/2/2026).

Harmonisasi Agama dan Negara

​Edukasi nilai negara ini akan semakin intens sepanjang Ramadan 2026. Lale ingin menanamkan kesadaran bahwa Pancasila adalah titik temu yang kuat. Prinsip ini mengharmonisasikan gairah beragama dengan loyalitas pada tanah air.

​”Kami membekali santri wawasan NKRI dan UUD 1945 agar mereka memiliki landasan berpikir yang kuat,” sambung cucu Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini.

​Lale berharap para tunas bangsa bertransformasi menjadi Duta Kedamaian. Sosialisasi ini juga berfungsi sebagai filter informasi yang efektif. Hal tersebut penting untuk menangkal hoaks dan mencegah penyalahgunaan mimbar religi.

​”Masyarakat butuh agen pendingin suasana saat mereka berdakwah di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Menjangkau Seluruh Wilayah Lombok

​Agenda besar ini menjangkau empat kabupaten di Nusa Tenggara Barat secara merata. Di Lombok Timur, kegiatan berpusat di Ponpes Saggafussalih NW Lenek dan Ponpes Ziadatussyakirin NW Sikur. Sementara itu, tim juga bergerak ke Lombok Utara dan menyapa santri di Ponpes Syaikh Zainuddin NW Tanjung.

​”Pendidikan 4 Pilar adalah investasi jangka panjang untuk menjaga keutuhan negeri,” tegas Lale saat memaparkan visinya.

​Titik lainnya berada di jantung Lombok Tengah, tepatnya pada Ponpes Nurul Wahyi Mujur. Terakhir, wilayah Lombok Barat turut mendapatkan sentuhan program ini melalui agenda di MTs Rahmatullah Al Hasan NW Kekait. Langkah ini bertujuan memupuk jiwa nasionalisme sejak dini.

​”Generasi muda harus tetap teguh pada komitmen Bhinneka Tunggal Ika meski dihantam isu polarisasi,” pungkasnya.

(PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU