(PorosLombok.com) – Laskar NTB menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas NTB dengan bersinergi bersama pemerintah dan aparat keamanan.
Langkah ini disampaikan dalam kegiatan diskusi yang digelar di Gedeng Sekotong, Lombok Barat, bersama seluruh anggota organisasi tersebut.Rabu (29/10/2025).
Ketua Laskar NTB, Agus Setyawan, menuturkan bahwa berbagai persoalan yang muncul di sejumlah wilayah dapat menghambat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, menurutnya, peran lembaga swadaya dan organisasi kemasyarakatan dibutuhkan untuk mengakomodasi masalah agar segera mendapat solusi yang baik.
“Dengan banyaknya persoalan di beberapa wilayah, kita harus hadir membantu pemerintah menjaga kondusivitas NTB. Lembaga seperti kami punya tanggung jawab sosial untuk mencarikan solusi, bukan memperkeruh situasi,” ujar Agus.
Ia menilai, sejumlah isu nasional maupun daerah rawan dimanfaatkan pihak tertentu untuk menggerakkan massa dan menimbulkan gangguan keamanan.
Isu kebijakan pemerintah yang dianggap tidak sesuai kehendak masyarakat, atau dugaan penyimpangan di instansi publik, sering dijadikan alasan untuk memancing gejolak sosial.
“Setiap permasalahan di wilayah NTB sebaiknya diselesaikan lewat sinergi semua pihak. Diperlukan lembaga yang ikut mengawal kebijakan agar tidak terjadi penyimpangan, sekaligus mengantisipasi oknum yang bisa memperkeruh keadaan,” tegasnya.
Agus menambahkan, kerja sama antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan aparat penegak hukum menjadi kunci menjaga kondusivitas NTB.
Dengan sinergi yang kuat, kata dia, program pemerintah bisa berjalan sesuai rencana, sementara persoalan masyarakat dapat diselesaikan dengan mekanisme yang berlaku tanpa memunculkan konflik baru.
(*/PorosLombok)



















