Ledakan Bensin Hanguskan Rumah dan Kios di Wanasaba, Kerugian Mencapai puluhan Juta

( Lombok Timur, PorosLombok.com) – Kebakaran hebat melanda rumah dan kios milik H. Zaenudin, atau yang akrab disapa Haji Jen, di Dusun Bagek Anjar, Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur pada Sabtu (31/08) sekitar pukul 08.00 Wita. Insiden ini menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Suhartini (25), keponakan H. Zaenudin, menuturkan bahwa kebakaran bermula saat ia tengah memasak air menggunakan kompor gas. Secara tiba-tiba, api menyambar botol bensin yang dipegang oleh H. Zaenudin (69), memicu ledakan yang mengakibatkan luka pada lengan kirinya. Dalam kepanikan, H. Zaenudin berlari keluar untuk menyelamatkan diri.

Kobaran api dengan cepat membesar, menghanguskan seluruh rumah dan kios. Kondisi semakin memburuk ketika delapan tabung gas dan satu jeriken berisi 30 liter Pertalite meledak. Warga sekitar bergegas berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.50 Wita, tepat sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi. Meski terlambat, upaya warga berhasil mengurangi dampak kebakaran lebih lanjut. “Kami semua berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api, meskipun alat yang kami miliki sangat terbatas,” ungkap salah satu warga.

Kepala Seksi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicholas Usman, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan menyelidiki insiden ini secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pastinya,” tegasnya.

Suhartini dan Supar (45), saksi mata di lokasi, telah memberikan keterangan kepada pihak berwenang. Diharapkan informasi dari para saksi dapat membantu mengklarifikasi kronologi insiden ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan kompor dan menyimpan bahan bakar di rumah. “Kewaspadaan adalah kunci. Kita tidak bisa lengah, karena bahaya bisa datang kapan saja,” ujarnya.

Diharapkan, edukasi mengenai penanganan peralatan dapur dan penyimpanan bahan bakar dapat lebih digalakkan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

(Arul/porosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU