Lembaga Sosial “Raga Sukma” Berikan Santunan Kepada Ratusan Yatim Piatu

“Terimakasih kepada seluruh anggota raga sukma, bapak kepala desa sakra, bapak kadus dan semua pihak yang telah andil dalam acara ini,” ucap Hardiansyah.

Selanjutnya, Hardian juga mengajak semua yang hadir untuk dapat mencontoh para anak yatim yang begitu tegar menghadapi kehidupan, meski tanpa orang tua.

Pada kesempatan yang sama, tak lupa Hardian juga memberikan suntikan semangat dan motivasi kepada ratusan anak yatim piatu yang hadir dalam acara itu.

“Harus tetap semangat ya, tidak boleh menyerah! Dan harus tetap punya mimpi dan memiliki cita-cita,” kata Hardian menyemangati.

Hardian juga mencontohkan kehidupan Nabi Muhammad S.A.W yang merupakan anak yatim sejak beliau masih berada dalam kandungan ibundanya, yakni Siti Aminah.

Bahkan, lanjut dia, pada usia 6 tahun nabi menjadi yatim piatu setelah ibunya meninggal dunia. Setelah itu beliau diasuh oleh kakeknya, Abdul Mutthalib.

Tetapi, hanya menghabiskan waktu dua tahun, sang kakek pun wafat karena sudah usia lanjut. Setelah itu, Nabi Muhammad dirawat oleh pamannya yang bernama Abu Thalib.

“Nah, mudah-mudahan adik-adik dapat mencontoh kisah kehidupan Nabi tersebut,” pungkas Ustad Hardian, begitu ia biasa dipanggil.

Untuk diketahui, acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan terakhir, setelah sebelumnya menggelar acara serupa di Dusun Kekalik Desa Darma Sari, Dusun Segire Desa Sikur Selatan dan di Dusun Tremtem Desa Kabar.

Sebagai tambahan pengetahuan, bahwa organisasi kepemudaan Raga Sukma tersebut, dulunya merupakan salah satu relawan pendukung pasangan Sukma pada pilkada tahun 2018 silam.

Seiring perjalanan waktu, kelompok tersebut bermetamorfosis menjadi lembaga kepemudaan yang bergerak di bidang sosial dengan moottonya “Memanusiakan Manusia”.

(Anas/pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU