LOTIM – PorosLombok.com | Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia ( LPPTKA – BKPRMI ) mengadakan Pelatihan guru ngaji TK/KB/RA/TPQ/SD tingkat kabupaten Lombok Timur tahun 2023.
Kegiatan yang dilaksanakan di Pringgasela pada Minggu (8/10) mengangkat Tema “Melahirkan Guru Ngaji Yang Profesional, Menyiapkan Generasi Qur’ani, Menyongsong Masa Depan Gemilang”.
Direktur LPPTKA-BKPRMI, Ust. Nurhuda Muslih, S.HI. menyampaikan kegiatan tersebut merupakan penataran bagi guru ngaji di tingkat Kabupaten Lombok Timur angkatan pertama.
Angkatan pertama ini jelasnya untuk wilayah kecamatan Pringgasela dan Masbagik dengan total peserta sebanyak 70 orang.
Nurhuda Muslih menyampaikan kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan program kerja hasil rakerda LPPTKA – BKPRMI dan salah satu program kerjanya yaitu pelatihan guru ngaji se-kabupaten Lombok Timur.
Dijelaskannya, dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, akan dibagi menjadi beberapa zona diantaranya zona tengah, selatan dan utara.
“Yang pertama kecamatan Pringgasela, besok insyaallah tanggal 15 Oktober kecamatan Aikmel, berikutnya nanti kecamatan Sakra Barat tanggal 22 Oktober dan kecamatan yang lain akan menyusul” tuturnya.
Tujuan diadakannya kegiatan ini lanjutnya, dalam rangka mengecas kembali pemahaman keilmuan ustaz/ustazah di tingkat Taman Kanak-Kanak Alquran/Taman Pendidikan Alquran ( TK TPA ) karena ada kurikulum baru.
“Dalam rangka itu kita memberikan pelatihan terutama dalam rangka pengelolaan managemen dan juga kurikulumnya” terangnya.
Adapun materi yang diberikan pada pelatihan tersebut yakni materi tentang managemen TK TPA, kurikulum, metodelogi iqro’ dan makhorijul huruf.
“Empat hal itulah yang terpenting yang diberikan kepada peserta ini” tuturnya.
Setelah diadakannya pelatihan ini, pengurus akan melaksanakan rencana tindak lanjut ( RTL ) setiap bulan, setiap TK TPA yang mengikuti pelatihan akan dibina baik untuk izin operasional, managemen, pengelolaan ataupun permintaan lainnya dari pengurus di bawah.
“InsyaAllah tadi kami sepakat dengan peserta akan ada rencana tidak lanjut setiap bulan, kita akan tahsin nanti dan nanti tetap kita full up semua unit TK TPA yang mengikuti pelatihan untuk dibina” ucapnya.
Dengan diadakannya pelatihan ini, Nurhuda berharap ada peningkatan yang signifikan terhadap pengelolaan TK TPA secara modern, managemen berbasis TPQ.
“Harapan kita dengan adanya ini, kita mulai menata kembali, mereview kembali, mengolah kembali secara modern unit TK TPA kita seperti lembaga formal” harapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, Wildan, S.Sos.I. mengucapkan rasa terima kasihnya kepada LPPTKA – BKPRMI selaku penyelenggara pelatihan tersebut.
Menurutnya, dengan ditingkatkannya kwalitas guru, maka kwalitas minat baca Al-Qur’an santri juga akan semakin meningkat.
Oleh karena itu, ia berharap dipertemuan awal ini akan ada pertemuan tindak lanjut berikutnya. Sehingga selaku peserta, ia menyarankan untuk membentuk grup dan melakukan pelatihan lanjutan sekali sebulan.
“Dengan peningkatan kwalitas guru, maka akan berdampak pula terhadap kwalitas santri yang lebih baik” ucapnya. ( PL, Erwin )















