(PorosLombok.com) – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mendampingi Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, meninjau penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Mataram, Selasa (21/10).
SKB Kota Mataram menjadi salah satu lembaga pendidikan kesetaraan yang menerima bantuan IFP dari pemerintah. Kehadiran teknologi ini diharapkan mempermudah proses pembelajaran digital sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik.
Dalam kunjungannya, Mendikdasmen menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya semangat menuntut ilmu sebagai modal utama untuk meraih kesuksesan.
“Kita semua harus punya semangat belajar karena dengan ilmu dan keterampilan, kita akan bisa maju. Kalau Bapak Ibu belajar dan memiliki ilmu, maka ilmunya akan bermanfaat untuk mencari pekerjaan sekaligus membantu anak-anak belajar di rumah,” ujar Abdul Mu’ti.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya keterbukaan dalam proses belajar. Menurutnya, rasa malu dapat menghambat perkembangan diri dan kesempatan memperoleh ilmu.
“Jangan malu belajar. Karena kalau malu dan tidak mau belajar, kita akan ketinggalan. Semangat, jangan malu, karena itu kunci untuk bisa maju,” lanjut Mendikdasmen.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut positif antusiasme peserta didik. Ia berharap fasilitas digital seperti IFP dapat memperluas akses pendidikan kesetaraan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif.
Para peserta SKB mengaku senang mengikuti pembelajaran interaktif tersebut. Mereka menyebutkan pengalaman belajar dengan teknologi baru memberi ilmu dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.















