Miq Iqbal Ambil Alih NTB: Birokrasi Dipangkas, Ekonomi Digas!

Mataram, PorosLombok.com – Estafet kepemimpinan NTB resmi berganti. Dr. Lalu Muhammad Iqbal atau Miq Iqbal kini memegang kendali sebagai Gubernur NTB setelah menerima amanah dari Dr. Hassanudin dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Kantor DPRD NTB, Rabu (5/3).

Dalam pidato perdananya, Miq Iqbal menegaskan komitmennya untuk membawa NTB ke level lebih tinggi dengan visi NTB Makmur dan Mendunia.

“Ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, ini adalah awal perjalanan baru untuk NTB bangkit dan melesat lebih jauh,” tegasnya.

Miq Iqbal langsung menyoroti sektor birokrasi yang menurutnya harus segera dibenahi. Ia memastikan akan menerapkan sistem meritokrasi agar pemerintahan lebih efektif dan efisien.

“Kalau ingin NTB berlari, maka birokrasi harus jadi mesin yang gesit. Sistem meritokrasi harus jalan, the right man in the right place!” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya digitalisasi layanan publik agar lebih transparan dan mudah diakses masyarakat. Baginya, pemerintah harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar administrasi.

“Semangat birokrasi Pemerintah NTB adalah melayani, bukan dilayani. Tak ada lagi budaya kerja yang lamban. Kita harus lebih proaktif dan kolaboratif!” serunya.

Acara sertijab yang dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, dan elemen masyarakat itu menjadi saksi awal perubahan besar yang dijanjikan Miq Iqbal.

Salah satu fokus utama yang akan dijalankannya adalah memperkuat ekonomi daerah dengan membangun ekosistem industri berbasis komoditas unggulan NTB. Ia memastikan hilirisasi menjadi prioritas agar manfaat ekonomi lebih besar dirasakan masyarakat.

“Hilirisasi bukan lagi opsi, ini keharusan! Apa yang dihasilkan di bumi NTB harus memberikan manfaat maksimal bagi rakyat NTB,” tegasnya.

Miq Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Hassanudin atas pengabdian selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur NTB.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin. Estafet kepemimpinan ini kami lanjutkan dengan membawa NTB ke tingkat lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Dr. Hassanudin menyampaikan pesan perpisahan yang cukup emosional.

“Terima kasih atas dukungan dan cinta masyarakat NTB. Saya benar-benar cinta daerah ini!” tutupnya.

Redaksi | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU