Mataram , PorosLombok.com– Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, tak mau setengah-setengah dalam menangani persoalan lingkungan di daerahnya.
Saat meninjau Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) NTB, Selasa (4/3), Miq Iqbal menegaskan bahwa isu hutan dan sampah harus dituntaskan dengan cepat dan tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi saja.
“Semua kebijakan harus berwawasan lingkungan. Urusan lingkungan ini bukan cuma tanggung jawab DLHK, tapi harus masuk ke dalam setiap visi, misi, dan program pemerintah. Khususnya soal hutan dan sampah, kita harus selesaikan secepat mungkin,” tegasnya.
Tak hanya itu, Miq Iqbal juga menyoroti kondisi kebersihan di lingkungan kerja. Ia menekankan bahwa pemerintah tak bisa berbicara soal lingkungan kalau kantor sendiri masih kotor dan tidak tertata.
“Jangan sampai kita sibuk mengurus lingkungan, tapi lingkungan kerja sendiri tidak diperhatikan. Lingkungan yang bersih dan sehat itu kunci untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain lingkungan, Gubernur NTB juga menaruh perhatian pada kesejahteraan pegawai di lingkup Pemprov NTB. Ia berkomitmen untuk memperbaiki situasi pemerintahan dengan memastikan kesejahteraan pegawai menjadi prioritas.
“Saya ingin situasi pemerintahan lebih baik, dan kesejahteraan teman-teman jadi fokus utama saya. Tapi tentu semua butuh waktu dan kolaborasi bersama,” katanya.
Dalam kunjungannya, Miq Iqbal menyusuri berbagai bidang di DLHK, mulai dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Balai Pengelolaan Aliran Sungai, hingga Balai Laboratorium Lingkungan.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa ia ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar bisa diterapkan secara efektif.
Arul | PorosLombok















