Lombok Timur, PorosLombok.com | Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur mulai memanaskan suhu politik di daerah ini. Pasangan TGH. Hazmi Hamzar dan HM. Syamsul Luthfi digadang jamaah dan masyarakat maju sebagai pemimpin Gumi Selaparang 2024-2029.
Keduanya dikenal seorang politisi handal NTB dan tokoh potensial yang memiliki peluang sangat besar untuk terpilih.
Munculnya pasangan ini merupakan perpaduan ormas Besar yang memilik jamaah dan basis riil di Lombok Timur dan NTB pada umumnya.
TGH Hazmi Hamzar (pimpinan pondok pesantren/yayasan Maraqittalimat) putra dari almarhum Tuan Guru Haji Zainuddin Arsyad Mamben, sementara HM. Syamsul Luthfi adalah cucu seorang pahlawan nasional almagfurullah Maulana Syekh TGHM Zainuddin Abdul Majid Pancor.
Kader tersebut merupakan putra terbaik yang lahir dari dua tokoh agama berpengaruh di Lombok Timur.
Bagi tokoh agama yang pernah belajar ilmu agama di Makkah Al Mukarramah, tentu tidak asing ketika mendengar dua nama Zainuddin dari Lombok.
Satunya alumni dari Madrasah Solatiah, yang satu lagi Alumni Madrasah Darul Ulum. Predikat kelulusan keduanyapun sangat membanggakan bagi masyarakat Lombok bahkan masyarakat Indonesia. Predikat kelulusan dari keduanya adalah Sangat Istimewa atau istilah sekarang adalah predikat dengan pujian sesuai dengan bidangnya masing masing.
Ketokohan keduanya dilanjutkan oleh putra dan cucu mereka.
Keduanya telah mengabdikan diri untuk membangun Nusa Tenggara Barat khususnya Kabupaten Lombok Timur selama 35 tahun. Mereka berdua sama sama menjadi Anggota DPRD provinsi NTB dan DPR RI bahkan pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur dan Wakil Bupati Lombok Timur periode 2009 – 2014.
Pengalaman dan peran serta yang sangat besar dari kedua tokoh tersebut menjadi modal yang sangat penting untuk membangun Lombok Timur yang Sejahtera, Damai dan Religius.
Perjuangan yang diwariskan oleh kedua orang tua mereka adalah bukti nyata dalam membangun sumberdaya manusia Lombok Timur yang unggul dan berakhlak.
Sekolah dan Madrasah dari kedua organisasi masyarakat yang dikelola yaitu Maraqitta’limat di Mamben dan NWDI di Pancor merupakan wujud nyata betapa pedulinya kedua tokoh tersebut terhadap masa depan Lombok Timur yang lebih baik.
Ratusan ribu alumni, siswa dan santri yang tersebar di seluruh penjuru Lombok Timur adalah modal utama untuk maju menjadi pasangan ideal dalam memimpin Lombok Timur Periode 2024 – 2029.
Popularitas dan jaringan yang luas dari keduanya menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan dengan calon lainnya.
Basis massa yang riil serta dukungan dari berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang tersebar di desa dan dusun di Lombok Timur menjadi senjata yang sulit diimbangi oleh calon lainnya.
Partai Persatuan Pembangunan dengan 4 kursi pada pemilu 2024 dan Perindo dengan 5 kursi dapat menjadi modal untuk mengusung kedua figur tersebut. Belum lagi dari partai politik yang belum memiliki kader yang bisa bersaing untuk pilkada serentak November mendatang.***














