Lombok Timur, PorosLombok.com | Langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur mengganti Kepala Pasar (Kapas) dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) membuahkan hasil, Pasalnya beberapa pasar di Kabupaten Lombok Timur mengalami peningkatan retribusi.
Salah satunya Pasar Aikmel, yang dimana pada tahun sebelumnya hanya mendapatkan rata-rata perbulan sebesar Rp 103 Juta dari retribusi dudukan, kini mengalami peningkatan sekitar mencapai 20 % lebih, sehingga tentu ini capaian yang luar biasa dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah dan Lainnya pada Badan Pendapatan Daerah, Muzammil Hadi, dan juga selaku plt Kapas Aikmel Senin (29/01) mengatakan, retribusi dudukan ini tidak mengalami kenaikan tetap seperti tahun sebelumnya, namun saat ini karena sistem pelaporannya lebih rapi dan ada kesadaran dari para pedagang tentang hak dan kewajiban mereka.
“Namun tentu kalau pedagang yang pendapatannya kurang tidak kita paksakan, terutama dudukan, kan tidak mungkin kita tekan mereka sementara penghasilannya di bawah standar,” ungkapnya.
Muzammil menyebut, bahwa tidak hanya pasar aikmel saja yang mengalami peningkatan, bahkan informasi yang di terimanya sebagian besar pasar, progresnya sudah mulai membaik, sehingga tidak menutup kemungkinan target PAD Lombok Timur bisa tercapai.
“Kita tidak bisa memastikan tercapai atau tidaknya, namun kita optimis bahwa tahun ini target PAD kita insyaallah bisa tercapai di tahun 2024,”akunya.
Lebih jauh dikatakan, Ada beberapa sistem tata kelola yang saat ini digunakan oleh di pasar-pasar yang ada dikabupaten Lombok Timur, diantaranya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para pedagang tentang pentingnya membayar pajak demi kemajuan Daerah.
“dengan rajin melakukan sosialisasi tentu masyarakat faham, sehingga kerjasama yang baik antara para pedagang dan Pemerintah akan menghasilkan hasil yang baik juga terutama terkait PAD,” pungkasnya.
(Arul/PorosLombok)














