LOTIM – PorosLombok.com | Program Lotim Berkembang atau Lombok Timur Brantas rentenir melalui kredit tanpa bunga yang telah digulirkan sejak 2020 lalu terus dikembangkan termasuk dari sisi sasarannya. Sejak tahun 2022 lalu Lombok Timur berkembang tidak hanya memberikan bantuan subsidi bunga bagi peternak tetapi juga bagi pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM.
Program warisan pemerintahan Sukiman-Rumaksi itu merupakan salah satu produk andalan dari tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) Lombok Timur. Dengan program tersebut, diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrim di daerah ini.
Karenanya, Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur HM. Juaini Taofik memastikan keberlanjutan program yang terbukti telah dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM yang ada di Gumi Patuh Karya ini. Penegasan itu dibuktikan dengan melaunching kembali program Lotim Berkembang, di kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (17/1/ 2024).
Dalam sambutannya Pj Bupati Lombok Timur menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Pegadaian Syariah Lombok yang telah melakukan kerja sama dalam program Lotim berkembang.
“Alhamdulillah, sejak Oktober 2022 sampai hari ini dengan, hanya dengan stimulus 1, 3 miliar akan bisa memfasilitasi 6000 lebih pelaku UMKM yang nilai omsetnya mencapai 47 miliar,” ucapnya.
Dirinya bersyukur karna hari ini Pemda Lombok Timur kembali melauching program Lotim Berkembang melalui kerja sama dengan PT Pegadaian Syariah area Lombok, untuk program 2024 dengan stimulus 1 milyar, sehingga diharapkan dapat menyasar beberapa UMKM dengan omset 50 sampai 60 miliar.
“Tentu kita berdoa, semoga program ini berhasil dan pada saatnya nanti berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lombok Timur,” tutup Juaini Taofik penuh harap.
Salah seorang pedagang yang memanfaatkan program Lotim Berkembang bagi UMKM, Munahar, mengaku merasakan manfaat program tersebut, ia mengaku meminjam 10 juta rupiah. Munahar yang ditemui Pj Bupati ketika berjualan rujak di sekitaran Taman Rinjani Selong mengaku merasa tidak berat mengembalikan pinjaman lantaran hanya mengembalikan modalnya saja.
“Saya bersyukur apa yang dijanjikan, sama dengan yang direalisasikan,” ucapnya dengan senyuman mengulum di bibir.
Sementara di Kantor Pegadaian cabang Selong, Pj Bupati berdialog dengan kepala cabang tentang perkembangan Kredit Program Lombok Timur Berkembang. Kepala Cabang Pegadaian Selong, Ida Bagus Nyoman Widiarta, menyampaikan bahwa hasilnya sangat luar biasa.
Dari total kredit yang disalurkan sebesar 47 milyar lebih Non Performance Loan ( NPL ) atau Rasio Kredit Bermasalah sebesar 0 persen. Selanjutnya Bupati juga menyaksikan langsung Realisasi Perdana Kredit Program Lotim Berkembang untuk tahun 2024.
Di tempat lain, para pelaku UMKM di Taman Selong seperti pedagang rujak, pentol bakso dan soto genta yang langsung ditemui Bupati menyatakan rasa syukur yang mendalam dan mereka menyatakan sangat terbantu dengan adanya program Lombok Timur Berkembang, serta mereka memohon agar program ini dapat terus di lanjutkan.
Editor: anas















