LOMBOK TENGAH – PorosLombok.com | Beraksi sejak awal bulan Mei, maling tabung gas di Kopang Lombok Tengah terekam kamera CCTV milik seorang pemilik Ruko di Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.
Dalam video yang beredar, aksi pencurian tabung gas 3 kg itu terekam jelas dilakukan oleh dua orang.
Nampak dari video hasil rekaman CCTV yang beredar, aksi pencurian itu dilakukan pada saat jam istirahat, yakni sekitar pukul 2:00 Wita.
Dua pelaku tersebut datang bersamaan, satu pelaku datang dengan stelan jaket hodie, sedang yang satunya lagi nampak menggunakan stelan kemeja biasa.
Dari video yang beredar, pelaku dengan santainya membuka pintu gerbang tempat menaruh tong gas yang diketahui milik seorang pedagang bernama Samiun.
Kendati tempat tong gas itu sudah berjejaring besi yang sudah di tutup menggunakan gembok dan rantai, namun terlihat pencuri itu kemudian berjalan menuju gerobak tersebut.
Pemilik toko, Samiun ketika dikonfirmasi PorosLombok.com mengatakan, saat itu ia dan keluarganya sedang tidur.
“Posisinya saat itu kita sedang tidur, namun sempat terdengar suara grasak grusuk tapi kita nggak hiraukan,” ucap Samiun, Selasa (16/5/2023).
Pihaknya curiga ketika ada warung milik warga yang tak jauh dari tempat tersebut mengalami kehilangan tabung gas.
Sebanyak 28 tong gas berhasil dibawa kabur yang diduga dilakukan dua pelaku yang ada pada rekaman CCTV tersebut.
“Kita menduganya dua orang itu, dari gelagat dan memang pada pagi harinya ada keluarga yang juga berjualan disamping toko itu yang kehilangan tong gasnya, ada sebanyak 28 tong gas yang dibawa kabur,” katanya.
Dari kejadian itu, Samiun kemudian segera melihat rekaman CCTV yang kebetulan terpasang diareal ruko miliknya.
Alhasil, dua orang yang diduga pencuri tong gas berhasil terekam CCTV.
Dikatakannya, kejadian itu sudah lama terjadi, namun teror dari pencurian gas elpiji 3 kg itu masih ada hingga saat ini.
Pihaknya pun telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kopang untuk dilakukan tindakan lanjutan.
Di tempat terpisah, Kapolsek Kopang, AKP Suherdi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.
“Ya memang benar ada laporan itu, dan kami sedang mendalami itu,” ucapnya.
Pihaknya pun saat ini sedang memburu pelaku, dikarenakan dalam video CCTV yang beredar wajah dari pelaku jelas terlihat.
“Untuk kabar berikutnya nanti kita akan informasikan secepatnya,” katanya.
Kendati demikian, dikarenakan pelaku saat ini masih dalam pencarian, masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan lebih berhati-hati lagi saat menaruh barang.
“Dan kalau bisa, masyarakat saat ini kalau malam taruh dulu tong gasnya di dalam, agar hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi,” demikian Kapolres.
(PL/Yami)
















