Puasa Tak Surutkan Semangat Klien ikuti Bimbingan Kepribadian di Bapas Mataram

Menariknya, pria yang akrab disapa Ustadz Mustaqim itu dahulunya merupakan klien Bapas Mataram. Saat ini, dirinya sudah tidak lagi menyandang status klien lantaran masa bimbingannya sudah berakhir.

Melihat berlangsungnya kegiatan, Ustadz Mustaqim dengan antusias menyampaikan materi bernuansa islami kepada semua klien yang hadir. Mengusung tema ” “Berkah Ramadhan, Kembali ke Jalan yang Benar”, Mustakim menyampaikan beberapa hal penting yang layak untuk direnungkan bersama.

Momen Ramadhan, kata Mustakim, adalah kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak berbuat kebaikan. Pasalnya, setiap kebaikan yang dilakukan akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda.

“Moment ramadhan adalah kesempatan untuk berbuat kebaikan karena setiap kebaikan pahalanya dilipatgandakan”, terangnya.

Mustakim dalam penyampaiannya juga sesekali menyelipkan pengalaman dirinya selama menjalani masa pembinaan di Lapas dahulu. Ia bercerita, dirinya telah menerbitkan dua (2) buku dan mengajarkan beberapa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sampai bisa membaca dan menghafal Al-Quran.

“Dimanapun kita berada merupakan kehendak Allah, dapat berbuat kebaikan, sekalipun di dalam penjara”, tegasnya.

Narasumber, dalam kegiatan bimbingan kepribadian ini juga memberikan kesempatan kepada klien untuk menyampaikan pesan dan kesan. Beberapa kutipan yang bisa dijadikan bahan renungan bersama, antara lain;

1. Suparjan, “Ikhlas menerima kehendak Tuhan, fokus di jalan yang benar, biarkan Tuhan yang membalas”;
2. Muh Sayid, “Penjara mengajarkanku untuk banyak bersyukur”;
3. Ima Yusmala Dewi, ” Dalam keadaan apapun kita tidak boleh sombong, karena roda itu berputar”.

Mustakim, selaku narasumber diakhir kegiatan menyampaikan bahwa pernah merasakan kehidupan penjara tidak menhadi halangan untuk menjadi manusia yang lebih baik.

“Banyak tokoh negara, dunia, bahkan Nabi yYsuf pun pernah dipenjara. Maka jangan berkecil hati, buktikan bahwa kita bisa menjadi lebih baik dan kita harus yakin bahwa setiap di balik kesulitan pasti ada kemudahan”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapas Mataram, Sudirman, menyampaikan bahwa bimbingan kepribadian kali ini Bapas Mataram mengusung tema Islami. Ramadhan, kata Sudirman, menjadi momen tepat untuk memberikan siraman rohani kepada para klien sebagai salah satu bentuk bimbingan kepribadian.

“Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk memberikan siraman rohani kepada klien kami. Melalui giat ini, kami berharap klien bisa mendapatkan suntikan motivasi hidup kepada klien,”. tukasnya.

Kegiatan bimbingan kepribadian diakhiri dengan doa dan pembagian cindera mata berupa sarung bagi klien. Seluruh hadirin yang hadir pun mengabadikan momen dengan berfoto bersama. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU