Lombok Timur, PorosLombok – Hujan deras yang mengguyur Lombok Timur sepanjang Februari mulai menimbulkan dampak serius. Selain pohon tumbang, banjir juga merendam dua desa di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, L. Mulyadi, langsung turun tangan meninjau lokasi setelah menerima laporan dari kepala desa dan masyarakat, Selasa (11/2).
“Hari ini kami meninjau langsung dua desa yang terendam banjir beberapa hari ini,” ujar Mulyadi.
Dari laporan yang diterima BPBD, sebanyak 100 kepala keluarga (KK) di Dusun Kampung Baru, Desa Tanjung Luar, serta 80 KK di Dusun Bagek Jepeng dan Dusun Tanggal Purnama, Desa Wakan, terdampak banjir.
Mulyadi menegaskan, tinjauan ini dilakukan untuk menangani kondisi darurat dengan penyedotan dan pembuangan air. Selain itu, pihaknya juga mencari solusi jangka panjang agar banjir tidak kembali terjadi saat musim hujan mendatang.
“Alhamdulillah, hari ini dampak darurat banjir dapat kita kurangi,” katanya.
Mulyadi juga meminta masyarakat tetap bersabar dan memahami bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Apalagi, bencana terjadi di hampir seluruh kecamatan di Lombok Timur.
Berdasarkan data BPBD hingga 11 Februari, tercatat 41 kejadian bencana dalam sepekan terakhir, mulai dari angin kencang, longsor, banjir, hingga pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi arahan dari pemerintah,” tandasnya.
Anas | PorosLombok