Revitalisasi Budidaya Tembakau, Harapan Baru bagi Petani Lombok Timur

(Lombok Timur, PorosLombok)- Penjabat Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, baru-baru ini meluncurkan program bantuan alat mesin pertanian untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan budidaya tembakau. Kegiatan serah terima berlangsung pada Kamis (22/8)

Acara yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur tersebut sebanyak 16 unit perajang tembakau diserahkan kepada kelompok tani. Bantuan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024.

Acara tersebut tidak hanya sekadar penyerahan alat, melainkan juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen antara pemerintah dan petani. Pj. Bupati mengajak para petani untuk bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah. “Kita harus bergerak bersama. Ketika petani dan dinas pertanian bersatu, hasilnya pasti akan memuaskan,” tegasnya.

Melalui bantuan alat ini, harapannya petani tembakau bisa meningkatkan efisiensi serta kualitas hasil pertanian. Pj. Bupati menyatakan bahwa perangkat yang diberikan bukan sekadar alat, tetapi juga simbol harapan baru bagi para petani. “Ini adalah kesempatan untuk memaksimalkan hasil dan menjaga keberlanjutan usaha tembakau yang sudah ada,” tambahnya.

Sektor tembakau di Lombok Timur memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja. Dengan revitalisasi budidaya ini, diharapkan dapat tercipta lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Melihat terbukanya peluang pasar internasional, petani diharapkan dapat bersaing dan meningkatkan nilai ekspor produk mereka.

Kepala Dinas Pertanian, Sahri, menekankan pentingnya tembakau sebagai salah satu komoditas unggulan yang memerlukan perhatian lebih. “Tembakau adalah pilihan utama setelah padi. Kita perlu memastikan budidayanya tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga menguntungkan bagi petani,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan dapat diartikan sebagai langkah strategis dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan alat dan mesin pertanian modern, diharapkan kualitas hidup para petani dapat meningkat, serta perekonomian lokal semakin kuat.

Ke depan, kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pihak terkait lainnya menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian, khususnya tembakau. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lombok Timur.

Pendidikan dan pelatihan bagi petani mengenai pemanfaatan alat baru serta teknik budidaya yang efisien akan menjadi kunci dalam implementasi program ini. Pelatihan yang berkelanjutan diharapkan dapat memberdayakan petani, sehingga mereka mampu mengadaptasi inovasi dan teknologi terbaru dalam praktik bertani.

Dengan dukungan yang sesuai, diharapkan para petani tembakau di Lombok Timur tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjamin keberlanjutan usaha pertanian mereka. Ini penting untuk memastikan bahwa sektor pertanian dapat terus berkontribusi pada perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU