Seorang Warga Suryawangi Ditemukan Meninggal, Dalam keadaan Membusuk Di Kediamannya

Lombok Timur. Poroslombok – Seorang warga atas nama Arifin alias amaq Ispan (70 Tahun) alamat lingkungan Dasan Bantek Kelurahan Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumahnya.

Penemuan jenazah Arifin berawal dari kecurigaan Sanaah yang merupakan tetangganya saat mencium bau yang tidak sedap dari dalam rumah Arifin. Kemudian pada saat itu Sanaah langsung mencari sumber bau tidak sedap tersebut dan ternyata bau tersebut berasal dari dalam rumah korban Arifin.

Sehingga pada saat itu Sanaah sempat memanggil pemilik rumah tersebut akan tetapi tidak ada jawaban, kemudian Sanaah berinisiatif mendobrak pintu belakang rumah tersebut dan setelah pintu terbuka bau tersebut semakin menyengat kemudian Sanaah mencari kembali sumber dari bau tidak sedap tersebut dan pada saat itu juga Sanaah menemukan Arifin sudah tergeletak dalam keadaan tengkurap tidak bernyawa di kamar miliknya.

Mengetahui hal tersebut Sanaah kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada kepala lingkungan atas nama Amaq Samsul perihal peristiwa yg di temukannya tersebut.

Adapun pada saat itu juga Amaq Samsul langsung menuju lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut dan setelah tiba di lokasi Samsul memang benar melihat Arifin (Amaq Ispan) sudah tergeletak dalam keadaan tengkurap tidak bernyawa.

Kemudian pada saat itu juga Samsul menghubungi Bhabinkamtibmas desa setempat untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Kapolsek Labuan Lombok IPTU Abdus Syukur saat dikonfirmasi membenarkan perihal adanya penemuan warga yang meninggal didalam rumahnya yang diperkirakan telah meninggla dunia sekitar empat hari yang lalu.

Dijelaskannya setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh perawat Puskesmas Labuhan Haji, pada jenazah korban tidak ditemukan luka atau bekas kekerasan pada jenazah korban.

“Anak korban membenarkan bahwa sekitar seminggu yang lalu korban mengeluhkan sakit pada bagian perut. Selain itu korban mengidap penyakit gula darah tinggi” tuturnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU